Tempat Grosir Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

  • 4 min read
  • Jan 11, 2020

Tempat Grosir Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu kental. Tidak heran kalau tiap tiap daerah yang terdapat di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari segi kultur, ritual upacara, baju resmi daerah sampai hal-hal lain yang kemungkinan belum sempat kamu melihat sama sekali. Pada artikel kali ini kami mau share informasi menarik kepada anda semua perihal Tempat Grosir Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt di Indonesia yang cukup unik dan menarik hingga masyarakat yang menyukainya. Penasaran seperti apa Tempat Grosir Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt di Indonesia ? Silahkan anda baca informasinya berikut.

Tempat Grosir Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Video Tentang Tempat Grosir Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Perbandingan Daftar Harga Pakaian Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Busana resmi daerah yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah dari daerah lain, kebanyakan baju ini dipakai untuk acara mutlak contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi daerah setempat. Busana tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari pakaian resmi daerah ini juga lumayan mahal, untuk 1 gunakan pakaian Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah termasuk bersama sebagian accessories yang dikenakan pada tiap tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Kemudian pakaian tradisi yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana adat kedua di beri nama Siak dan baju tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing busana resmi daerah juga tergantung dari kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Selanjutnya busana resmi daerah yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama baju adat melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran apabila yang mengenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berbeda berdasarkan dengan kuantitas accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Pakaian Pengantin yang sekaligus termasuk busana adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yakni baju resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jika setiap kali ada pertunjukkan baju adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Baju Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Terakhir busana Pernikahan adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju adat ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan busana resmi daerah ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Baju Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Tempat Grosir Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Perbandingan Model Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Pakaian adat pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di miliki yakni busana berasal dari Aceh. Busana tradisi satu ini mencampurkan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini cukup mahal jika dijual karena tipe kain pada busana ini dibuat dengan proses manual dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan pakaian tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Sumatera selatan terhitung miliki baju tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat baju kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya membuat pakaian resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai busana tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa seperti busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal busana tradisi yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini yakni baju resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Kalimantan terhitung yakni pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, terlihat dari baju adat yang di pakai jua tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini terkenal lebih simpel tetapi mempunyai arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga punyai baju tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt

Busana khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir merupakan busana adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah model pakaian tertua di Indonesia yang mempunyai bentuk layaknya persegi empat. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Sekian info mengenai Tempat Grosir Pakaian Pernikahan Khas Ulos SumUt berasal dari beraneka wilayah yang ada di Indonesia, baju-pakaian Pernikahan yang unik dan menarik ini memang cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih telah mampir di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *