Tempat Grosir Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

  • 4 min read
  • Agu 31, 2019

Tempat Grosir Baju Pernikahan Khas Cele Maluku – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jika setiap wilayah yang terdapat di Indonesia memiliki keunikan masing-masing baik dari faktor kultur, ritual upacara, busana resmi daerah sampai hal-hal lain yang bisa saja belum sempat kamu menyaksikan sekalipun. Pada artikel kali ini kami ingin share informasi menarik kepada anda semua mengenai Tempat Grosir Baju Pernikahan Khas Cele Maluku di Indonesia yang lumayan unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya bagaimana Tempat Grosir Baju Pernikahan Khas Cele Maluku di Indonesia ? Silahkan kamu baca penjelasannya di bawah ini.

Tempat Grosir Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Vidio Tentang Tempat Grosir Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Perbandingan List Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Baju tradisi yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana adat berasal dari wilayah lain, umumnya pakaian ini dipakai pada acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara tradisi wilayah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu baju adat untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian resmi daerah ini termasuk cukup mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah termasuk bersama lebih dari satu accessories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Kemudian pakaian resmi daerah yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing memiliki warna dan paduan yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian adat ke dua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing busana resmi daerah jua bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas accessories yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Selanjutnya baju resmi daerah yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama baju resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang kenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak serupa berdasarkan dengan jumlah aksesori dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Baju Pengantin yang sekaligus juga busana tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede yang merupakan baju resmi daerah bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah tradisi ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jika tiap tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Terakhir baju Pernikahan adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian tradisi ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan pakaian tradisi ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Baju Pernikahan Adat Khas Indonesia

Tempat Grosir Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Perbandingan Tipe Pakaian Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Busana tradisi pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di lihat merupakan baju dari Aceh. Baju adat satu ini memadukan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini sangat mahal jikalau dijual sebab jenis kain pada baju ini dibikin dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat menjadikan pakaian resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Sumatera selatan juga memiliki busana resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai pakaian kaya ini seperti baju seorang raja dan ratu. Baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga membuat pakaian resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat kenakan busana tradisi Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa layaknya busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini yakni pakaian tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Tipe Busana Adat Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang punyai banyak sekali budaya yang unik, nampak berasal dari pakaian adat yang di fungsikan jua tidak kalah menarik. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih simpel tapi miliki arti yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini termasuk punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk punyai busana tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas Cele Maluku

Baju untuk Pengantin dari Indonesia yang terakhir ialah baju adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah jenis pakaian terlama di Indonesia yang mempunyai wujud seperti kotak. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan menambahkan sebagian bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sperti itulah informasi berasal dari kami mengenai Tempat Grosir Baju Pernikahan Khas Cele Maluku dari Indonesia yang tenar dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *