Tempat Grosir Baju Adat Pernikahan Bali

  • 4 min read
  • Agu 04, 2019

Tempat Grosir Baju Adat Pernikahan Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu kental. Tidak heran kalau setiap wilayah yang terdapat di Indonesia mempunyai keunikan sendiri-sendiri baik dari segi kultur, ritual upacara, pakaian resmi daerah sampai hal-hal lain yang barangkali belum sempat anda memandang sama sekali. Pada artikel kali ini kita akan share informasi menarik kepada kamu sekalian berkenaan Tempat Grosir Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia yang lumayan unik dan menarik hingga banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya apa Tempat Grosir Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia ? Silahkan anda baca informasinya dibawah ini.

Tempat Grosir Baju Adat Pernikahan Bali

Vidio Tempat Grosir Baju Adat Pernikahan Bali

Perbedaan Motif Pakaian Pernikahan Adat Khas Indonesia

Perbandingan Model Busana Adat Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Bali

Kalimantan terhitung yakni pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, terlihat dari pakaian resmi daerah yang di manfaatkan jua tidak kalah menarik. Pakaian adat suku Dayak ini kondang lebih simpel namun punyai arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk miliki baju ada bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Bali

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu telah mengenal baju adat yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini merupakan pakaian resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai busana kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Model Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Sumatera selatan termasuk miliki pakaian resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai pakaian kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Busana adat berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat memakai baju resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip layaknya busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Bali

Baju resmi daerah pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di pandang yakni busana berasal dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini cukup mahal jikalau dijual dikarenakan model kain dalam busana ini dibikin dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa membuat pakaian adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Busana khusus Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir yaitu pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah model busana tertua di Indonesia yang miliki bentuk layaknya kotak. Awal mulanya, pakaian resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan lebih dari satu bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Tempat Grosir Baju Adat Pernikahan Bali

Perbandingan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung baju adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede yakni busana tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali ada pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Bali

Selanjutnya baju resmi daerah yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran apabila yang kenakan pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan pada kuantitas accessories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Bali

Kemudian busana resmi daerah yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing baju resmi daerah juga bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Bali

Busana tradisi yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah dari tempat lain, umumnya pakaian ini dipakai untuk acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat tempat setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari baju tradisi ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 gunakan busana Pernikahan adat Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah terhitung dengan beberapa aksesories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Bali

Terakhir baju Pernikahan adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju resmi daerah ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan pakaian adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini informasi perihal Tempat Grosir Baju Adat Pernikahan Bali dari beragam wilayah yang ada di Indonesia, baju-pakaian Pengantin yang unik dan menarik ini memang sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih telah mampir di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *