Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Produsen Pakaian Pernikahan Khas NTT

  • 4 min read
  • Feb 16, 2020

Produsen Pakaian Pernikahan Khas NTT – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu kental. Tidak heran jikalau tiap tiap daerah yang ada di Indonesia mempunyai keunikan masing-masing baik dari segi budaya, ritual upacara, busana tradisi sampai hal-hal lain yang barangkali belum sempat kamu lihat sekali saja. Pada artikel kali ini kami ingin berbagi Info menarik kepada anda sekalian mengenai Produsen Pakaian Pernikahan Khas NTT di Indonesia yang lumayan unik dan menarik sehingga banyak orang yang menyukainya. Mau tahu kaya apa Produsen Pakaian Pernikahan Khas NTT di Indonesia ? Silahkan kamu baca informasinya dibawah ini.

Produsen Pakaian Pernikahan Khas NTT

Video Tentang Produsen Pakaian Pernikahan Khas NTT

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Busana Pernikahan yang sekaligus juga pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pernikahan Aesan Gede ialah pakaian tradisi bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah tradisi ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika tiap tiap kali ada pertunjukkan busana adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Selanjutnya busana resmi daerah yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama busana tradisi melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang kenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak serupa berdasarkan pada jumlah aksesories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Kemudian pakaian adat yang kedua ini dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap punya warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana adat ke-2 di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana resmi daerah jua sesaui dari kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Busana resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi berasal dari daerah lain, umumnya baju ini dikenakan pada acara mutlak contohnya acara Pengantin dan acara upacara tradisi tempat setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu pakaian adat untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian tradisi ini juga lumayan mahal, untuk 1 pakai baju Pengantin adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah terhitung bersama dengan beberapa accessories yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Terakhir pakaian Pernikahan kebiasaan yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian adat ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan pakaian adat ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Pakaian Pernikahan Adat Khas Indonesia

Produsen Pakaian Pernikahan Khas NTT

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Kalimantan juga yakni pulau yang mempunyai banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari busana adat yang di pakai juga tidak kalah menarik. Busana resmi daerah suku Dayak ini terkenal lebih simpel tapi mempunyai makna yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga mempunyai baju ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal baju tradisi yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini yaitu baju tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Motif Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Sumatera selatan juga memiliki baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai busana seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana tradisi dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar menjadikan baju tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat memakai pakaian adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Pakaian adat pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di pandang merupakan busana berasal dari Aceh. Baju tradisi satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi bersama emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini lumayan mahal jika dijual sebab tipe kain dalam busana ini dibuat dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat baju adat khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pernikahan Khas NTT

Baju untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir ialah pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah tipe busana terlama di Indonesia yang miliki wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberikan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Itulah informasi perihal Produsen Pakaian Pernikahan Khas NTT dari bermacam daerah yang terdapat di Indonesia, baju-busana Pengantin yang unik dan menarik ini memang sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah mampir di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *