Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Produsen Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

  • 4 min read
  • Mar 07, 2020

Produsen Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt – Negara Indonesia sebetulnya populer dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti miliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya senantiasa mirip yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara tentang agama tentu tidak terlepas juga dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apasaja punyai langkah sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia yakni menikah bersama baju adat meskipun kebanyakan orang Indonesia udah moderen semua, tapi adat selamanya menjadi satu-satunya peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, sangat lumrah jika Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan beragam tradisi yang terdapat di tiap-tiap daerah, baju Pengantin yang dikenakan didalam acara Pernikahan termasuk berbagai macam sesaui kebiasaan dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini adalah Produsen Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt di Indonesia yang paling kondang sampai saat ini.

Produsen Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Video Untuk Produsen Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Perbandingan Motif Baju Pengantin Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbedaan Tipe Baju Adat Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Kalimantan juga merupakan pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, muncul dari baju tradisi yang di fungsikan juga tidak kalah menarik. Pakaian tradisi suku Dayak ini terkenal lebih simple tapi mempunyai makna yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini juga punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga mempunyai baju ada bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Motif Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti udah mengenal busana tradisi yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini yaitu pakaian adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Sumatera selatan juga miliki pakaian tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat busana seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana tradisi dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya membuat baju adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan busana adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Busana resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat ialah busana berasal dari Aceh. Busana tradisi satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini lumayan mahal jika dijual dikarenakan tipe kain dalam baju ini dibikin dengan proses tradisional oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat pakaian tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Baju untuk Pengantin dari Indonesia yang terakhir yakni busana adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini adalah tipe baju terlama di Indonesia yang memiliki bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberikan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Perbandingan Daftar Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Produsen Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Pakaian tradisi yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah berasal dari daerah lain, biasanya busana ini dikenakan pada acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara adat tempat setempat. Busana tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian adat untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian adat ini juga lumayan mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah termasuk bersama sebagian aksesori yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Kemudian pakaian resmi daerah yang kedua ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan paduan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana adat ke-2 di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing baju resmi daerah juga bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesori yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Selanjutnya baju resmi daerah yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran apabila yang mengenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak serupa berdasarkan dengan jumlah aksesori dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Baju Pengantin yang sekaligus juga busana adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yang merupakan busana resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kwalitas bersama ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran jika setiap kali ada pertunjukkan busana adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Terakhir pakaian Pengantin kebiasaan yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, busana adat ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap kenakan busana adat ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sekian info tentang Produsen Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt berasal dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia, baju-baju Pengantin yang unik dan menarik ini sesungguhnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih udah berkunjung di web site kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *