Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Produsen Pakaian Adat Pernikahan NTT

  • 4 min read
  • Mei 20, 2019

Produsen Pakaian Adat Pernikahan NTT – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu khas. Tidak heran jikalau setiap daerah yang ada di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari segi kultur, ritual upacara, baju adat hingga hal-hal lain yang kemungkinan belum pernah anda memandang sama sekali. Pada artikel kali ini kami ingin share Info menarik kepada kamu sekalian perihal Produsen Pakaian Adat Pernikahan NTT di Indonesia yang sangat unik dan menarik jadi banyak yang menyukainya. Penasaran kaya apa Produsen Pakaian Adat Pernikahan NTT di Indonesia ? Silahkan anda baca infonya berikut.

Produsen Pakaian Adat Pernikahan NTT

Video Terkait Produsen Pakaian Adat Pernikahan NTT

Perbedaan Motif Baju Pengantin Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Baju tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat adalah baju berasal dari Aceh. Busana adat satu ini menggabungkan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini cukup mahal apabila dijual dikarenakan jenis kain pada busana ini dibikin dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat baju tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Sumatera selatan termasuk mempunyai baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat baju kaya ini seperti baju seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang bisa mengenakan busana adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama layaknya baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Busana Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu telah mengenal baju tradisi yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini adalah pakaian resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Model Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Kalimantan terhitung ialah pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, muncul berasal dari busana resmi daerah yang di fungsikan juga tidak kalah unik. Baju adat suku Dayak ini tenar lebih simple namun punyai arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini terhitung miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan termasuk memiliki pakaian tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Baju khusus Pengantin dari Indonesia yang paling akhir ialah busana tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yakni model busana tertua di Indonesia yang memiliki bentuk layaknya persegi empat. Awal mulanya, baju resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Produsen Pakaian Adat Pernikahan NTT

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Baju resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah berasal dari wilayah lain, kebanyakan baju ini dipakai pada acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi tempat setempat. Baju adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk masyarakat kelas atas. Harga dari baju resmi daerah ini juga sangat mahal, untuk 1 pasang baju Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah terhitung bersama dengan lebih dari satu aksesori yang dikenakan pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Kemudian busana tradisi yang ke dua ini dari Provinsi Riau, pakaian tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap punya warna dan kombinasi yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana adat ke-2 di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju adat juga tergantung dari kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Selanjutnya busana resmi daerah yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran apabila yang memakai busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak serupa berdasarkan pada kuantitas accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung berkualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Baju Pengantin yang sekaligus terhitung pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede ialah pakaian tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan NTT

Terakhir pakaian Pengantin adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju tradisi ini memiliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai di sini Info dari kita mengenai Produsen Pakaian Adat Pernikahan NTT berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *