Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Produsen Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

  • 4 min read
  • Mei 05, 2019

Produsen Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak mempunyai banyak kekayaan kultur dan kebiasaan yang begitu khas. Tidak heran apabila tiap tiap wilayah yang ada di Indonesia mempunyai keunikan sendiri-sendiri baik dari faktor kultur, ritual upacara, baju resmi daerah sampai hal-hal lain yang bisa saja belum pernah kamu melihat sekali saja. Pada artikel kali ini kita ingin sharing Info menarik kepada kamu semua mengenai Produsen Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY di Indonesia yang cukup unik dan menarik jadi banyak yang menyukainya. Penasaran seperti bagaimana Produsen Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY di Indonesia ? Silahkan kamu baca pemaparannya berikut.

Produsen Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Vidio Tentang Produsen Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Perbedaan Model Pakaian Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Kalimantan termasuk merupakan pulau yang punya banyak sekali budaya yang unik, nampak berasal dari pakaian adat yang di gunakan juga tidak kalah unik. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih simpel tapi punya arti yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini termasuk punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga mempunyai baju tersedia bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal baju adat yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah pakaian tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Sumatera selatan termasuk memiliki pakaian adat yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang mempunyai busana seperti ini seperti baju seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar menjadikan pakaian resmi daerah ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat memakai baju resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Pakaian tradisi pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pandang adalah baju berasal dari Aceh. Baju adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini cukup mahal jikalau dijual karena jenis kain pada pakaian ini dibuat dengan cara tradisional oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan baju resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Baju khusus Pernikahan dari Indonesia yang terakhir yakni pakaian resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini ialah type baju terlama di Indonesia yang punya bentuk layaknya persegi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Perbandingan Daftar Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Produsen Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Busana adat yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah berasal dari wilayah lain, biasanya busana ini dipakai pada acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi tempat setempat. Busana adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana adat ini juga sangat mahal, untuk 1 pasang baju Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah dengan sebagian aksesories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Kemudian busana tradisi yang ke dua ini dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju tradisi ke-2 di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap baju tradisi juga sesaui dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Selanjutnya baju tradisi yang lumayan populer di kota Jambi ini diberi nama dengan pakaian tradisi melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang mengenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak sama berdasarkan dengan kuantitas accessories dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Pakaian Pengantin yang sekaligus juga pakaian tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yakni baju tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jika setiap kali ada pertunjukkan busana adat, busana dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Terakhir pakaian Pernikahan tradisi yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, busana adat ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai baju resmi daerah ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini Info dari kita mengenai Produsen Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *