Produsen Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

  • 4 min read
  • Okt 22, 2019

Produsen Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan budaya dan kebiasaan yang begitu khas. Tidak heran apabila setiap daerah yang ada di Indonesia mempunyai keunikan masing-masing baik dari aspek budaya, ritual upacara, busana adat sampai hal-hal lain yang mungkin belum pernah kamu melihat sama sekali. Pada artikel kali ini kita mau sharing informasi menarik kepada anda sekalian perihal Produsen Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY di Indonesia yang cukup unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya apa Produsen Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY di Indonesia ? Silahkan anda baca penjelasannya berikut.

Produsen Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Vidio Tentang Produsen Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Adat Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung busana tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede adalah busana adat dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jika setiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, busana berasal dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Selanjutnya baju tradisi yang cukup kondang di kota Jambi ini diberi nama dengan baju tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang memakai pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak sama berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Kemudian busana adat yang kedua ini dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju adat ke-2 di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat juga bergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesories yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Baju adat yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan busana adat dari daerah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana adat untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju adat ini terhitung lumayan mahal, untuk 1 pasang busana Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah dengan beberapa aksesoris yang dipakai dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Terakhir busana Pernikahan adat yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian tradisi ini miliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering memakai baju resmi daerah ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Pengantin Adat Khas Indonesia

Produsen Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Perbandingan Model Pakaian Adat Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Kalimantan juga yaitu pulau yang mempunyai banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari baju adat yang di fungsikan juga tidak kalah unik. Baju tradisi suku Dayak ini tenar lebih sederhana tetapi punyai arti yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini termasuk mempunyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga memiliki pakaian ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu telah mengenal pakaian adat yang satu ini. Pakaian dengan nama Paes Ageng ini yaitu baju resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Sumatera selatan termasuk punyai baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat pakaian kaya ini seperti baju seorang raja dan ratu. Baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga menjadikan pakaian tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa kenakan busana resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Baju Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Baju resmi daerah pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di miliki merupakan pakaian berasal dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju tradisi ini lumayan mahal apabila dijual sebab type kain pada pakaian ini dibuat dengan proses tradisional oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa menjadikan pakaian adat khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY

Busana untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir ialah pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini merupakan tipe pakaian tertua di Indonesia yang punya wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan lebih dari satu bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Sampai disini info berkenaan Produsen Baju Pernikahan Khas Kesatrian DIY berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini sebetulnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih telah berkunjung di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *