Produsen Baju Adat Pernikahan NTT

  • 4 min read
  • Nov 29, 2019

Produsen Baju Adat Pernikahan NTT – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu kental. Tidak heran jika setiap tempat yang ada di Indonesia memiliki keunikan masing-masing baik dari segi kultur, ritual upacara, busana adat sampai hal-hal lain yang bisa saja belum sempat kamu memandang sekalipun. Pada artikel kali ini kita mau sharing informasi menarik kepada kamu semua mengenai Produsen Baju Adat Pernikahan NTT di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya bagaimana Produsen Baju Adat Pernikahan NTT di Indonesia ? Silahkan anda baca pemaparannya berikut.

Produsen Baju Adat Pernikahan NTT

Video Produsen Baju Adat Pernikahan NTT

Perbandingan Model Busana Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Perbandingan Tipe Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan NTT

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, nampak berasal dari baju resmi daerah yang di gunakan juga tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini tenar lebih simpel tapi miliki makna yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini terhitung memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita terhitung punya baju ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan NTT

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu telah mengenal busana adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini merupakan busana tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Motif Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan NTT

Sumatera selatan termasuk punyai busana resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat baju kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Busana adat berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar membuat busana resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang dapat mengenakan baju tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan NTT

Pakaian adat pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di lihat merupakan baju berasal dari Aceh. Baju adat satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini sangat mahal kalau dijual dikarenakan tipe kain dalam pakaian ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat busana tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan NTT

Busana khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir adalah baju resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yakni model busana paling tua di Indonesia yang punyai wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, baju tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan mengimbuhkan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Produsen Baju Adat Pernikahan NTT

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan NTT

Baju adat yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi berasal dari tempat lain, kebanyakan pakaian ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat daerah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana adat untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari busana resmi daerah ini terhitung cukup mahal, untuk 1 gunakan baju Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah dengan lebih dari satu aksesories yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan NTT

Kemudian baju adat yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju adat ke-2 di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing pakaian tradisi juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan NTT

Selanjutnya busana adat yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju tradisi melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang mengenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak sama berdasarkan pada jumlah accessories dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan NTT

Baju Pernikahan yang sekaligus termasuk baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede ialah busana adat dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran apabila tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, baju berasal dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan NTT

Terakhir busana Pengantin tradisi yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian adat ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan baju adat ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini informasi dari kami berkenaan Produsen Baju Adat Pernikahan NTT berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *