Pengrajin Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

  • 4 min read
  • Mei 22, 2019

Pengrajin Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng – Negara Indonesia sebenarnya terkenal dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punyai ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya selalu sama yakni mengusung nialai kebaikan. Berbicara perihal agama pasti tidak terlepas jua dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apapun punya langkah sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia yakni menikah bersama dengan baju tradisi walaupun kebanyakan orang Indonesia telah modern semua, tetapi tradisi senantiasa menjadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlalu wajar jika Pernikahan di Indonesia itu kenakan begitu banyak ragam adat yang terdapat di masing-masing daerah, pakaian Pernikahan yang dipakai didalam acara Pernikahan termasuk berbagai macam bergantung adat dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini adalah Pengrajin Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng di Indonesia yang paling populer hingga waktu ini.

Pengrajin Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Video Untuk Pengrajin Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Perbedaan Tipe Pakaian Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Motif Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Busana tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat ialah pakaian dari Aceh. Pakaian adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini lumayan mahal jika dijual karena model kain pada baju ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan busana resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Sumatera selatan termasuk memiliki busana resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat pakaian kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai baju resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Motif Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini adalah baju resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Model Baju Adat Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Kalimantan juga adalah pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, nampak berasal dari baju resmi daerah yang di pakai juga tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini terkenal lebih simpel tetapi miliki arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini termasuk miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga memiliki pakaian tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Busana untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir adalah baju tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yaitu jenis busana tertua di Indonesia yang punyai bentuk seperti kotak. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda bisa melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Pengrajin Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Baju Pengantin yang sekaligus juga baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yaitu busana tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkualitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, baju dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Selanjutnya baju adat yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berbeda berdasarkan dengan jumlah aksesori dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Kemudian pakaian adat yang ke dua ini dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan paduan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana resmi daerah kedua di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap baju resmi daerah juga tergantung dengan kerumitan motif, jumlah accessories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Baju resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju tradisi dari daerah lain, kebanyakan pakaian ini dikenakan pada acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju resmi daerah ini terhitung sangat mahal, untuk 1 gunakan baju Pengantin tradisi Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah termasuk bersama dengan lebih dari satu aksesori yang dipakai pada tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Terakhir baju Pernikahan adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian adat ini punya warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai baju tradisi ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Demikian informasi berasal dari kita berkenaan Pengrajin Pakaian Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng dari Indonesia yang kondang dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *