Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

  • 4 min read
  • Okt 21, 2019

Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan kultur dan kebiasaan yang begitu khas. Tidak heran jika setiap tempat yang terdapat di Indonesia miliki keunikan masing-masing baik berasal dari segi budaya, ritual upacara, busana resmi daerah hingga hal-hal lain yang barangkali belum pernah kamu melihat sama sekali. Pada artikel kali ini kami hendak share informasi menarik kepada kamu semua perihal Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat di Indonesia yang lumayan unik dan menarik jadi orang banyak yang menyukainya. Mau tahu seperti apa Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat di Indonesia ? Silahkan anda baca informasinya dibawah ini.

Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Video Tentang Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Perbedaan Daftar Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Busana tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian adat dari tempat lain, kebanyakan baju ini dipakai pada acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana adat ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 gunakan busana Pernikahan tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah dengan sebagian aksesoris yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Kemudian baju adat yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap punya warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian adat ke-2 di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana tradisi juga bergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesori yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang cukup tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan busana adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang kenakan busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak sama berdasarkan pada jumlah aksesoris dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Busana Pernikahan yang sekaligus termasuk pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pengantin Aesan Gede yang merupakan baju tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Terakhir baju Pengantin adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana tradisi ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan pakaian resmi daerah ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Perbedaan Motif Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Pakaian tradisi pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di pakai merupakan busana berasal dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini cukup mahal jika dijual dikarenakan model kain dalam pakaian ini dibikin dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat baju adat khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Sumatera selatan termasuk miliki busana resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat pakaian seperti ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya menjadikan baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat memakai pakaian tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip layaknya baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu sudah mengenal baju adat yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini adalah baju adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Tipe Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Kalimantan terhitung ialah pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, nampak dari baju resmi daerah yang di manfaatkan juga tidak kalah menarik. Busana tradisi suku Dayak ini populer lebih simple namun memiliki arti yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini terhitung punya nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga memiliki baju tersedia bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Model Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat

Pakaian untuk Pengantin dari Indonesia yang paling akhir yakni pakaian adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah jenis baju paling tua di Indonesia yang punya wujud seperti segi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberikan lebih dari satu bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda bisa melihatnya.

Itulah informasi dari kita tentang Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Mandar SulBarat dari Indonesia yang terkenal dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *