Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

  • 4 min read
  • Jul 16, 2019

Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel – Negara Indonesia sesungguhnya populer dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti memiliki ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya selamanya serupa yakni mengusung nialai kebaikan. Berbincang tentang agama tentu tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apapun punya cara sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia ialah menikah dengan busana tradisi biarpun kebanyakan orang Indonesia telah modern semua, namun kebiasaan senantiasa menjadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, benar-benar lumrah jikalau Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan banyak ragam adat yang terdapat di tiap-tiap daerah, baju Pengantin yang dipakai dalam acara Pernikahan terhitung beraneka ragam tergantung kebiasaan dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini adalah Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel di Indonesia yang paling kondang hingga waktu ini.

Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Video Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Perbedaan Model Baju Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbedaan Tipe Baju Adat Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, terlihat dari pakaian resmi daerah yang di pakai juga tidak kalah bagus. Pakaian adat suku Dayak ini populer lebih simple tapi mempunyai makna yang mendalam. Baju tradisi suku Dayak ini termasuk memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita terhitung punya busana tersedia bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu udah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini merupakan baju resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Sumatera selatan juga memiliki busana resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai pakaian seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Busana adat berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan pakaian tradisi Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Pakaian adat pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di lihat ialah busana dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini lumayan mahal kalau dijual sebab model kain dalam baju ini dibikin dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa menjadikan baju adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Busana untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir adalah pakaian resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini merupakan tipe busana terlama di Indonesia yang punyai bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Perbedaan List Harga Pakaian Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Perbedaan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Pakaian Pengantin yang sekaligus juga pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pengantin Aesan Gede adalah busana resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, busana dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Selanjutnya busana tradisi yang lumayan kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang kenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berbeda berdasarkan pada kuantitas aksesori dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Kemudian pakaian tradisi yang kedua ini dari Provinsi Riau, pakaian tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas pakaian adat kedua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah juga bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Baju resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah berasal dari wilayah lain, umumnya baju ini dikenakan untuk acara penting contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Busana tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju adat ini terhitung sangat mahal, untuk 1 pakai pakaian Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah bersama lebih dari satu aksesories yang dipakai dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel

Terakhir baju Pernikahan tradisi yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian tradisi ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan pakaian adat ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sekian informasi mengenai Pengrajin Pakaian Adat Pernikahan Aesan Gede SumSel berasal dari beragam tempat yang ada di Indonesia, baju-busana Pengantin yang unik dan menarik ini sebenarnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih udah datang di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *