Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Pengrajin Busana Pernikahan Khas Bali

  • 4 min read
  • Mei 26, 2020

Pengrajin Busana Pernikahan Khas Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu kental. Tidak heran jika setiap daerah yang ada di Indonesia mempunyai keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari faktor kultur, ritual upacara, pakaian adat hingga hal-hal lain yang kemungkinan belum pernah anda memandang sama sekali. Pada artikel kali ini kita mau share informasi menarik kepada kamu semua mengenai Pengrajin Busana Pernikahan Khas Bali di Indonesia yang cukup unik dan menarik jadi banyak yang menyukainya. Mau tahu seperti apa Pengrajin Busana Pernikahan Khas Bali di Indonesia ? Silahkan anda baca infonya di bawah ini.

Pengrajin Busana Pernikahan Khas Bali

Vidio Tentang Pengrajin Busana Pernikahan Khas Bali

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pernikahan Khas Bali

Baju tradisi yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan busana adat dari wilayah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat tempat setempat. Baju adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana tradisi ini juga lumayan mahal, untuk 1 pakai busana Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah termasuk bersama dengan sebagian aksesories yang dikenakan pada tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Busana Pernikahan Khas Bali

Kemudian baju tradisi yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian adat kedua di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju tradisi jua bergantung dari kerumitan motif, kuantitas accessories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga busana adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pernikahan Khas Bali

Selanjutnya busana resmi daerah yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian tradisi melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang kenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada kuantitas aksesories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Bali

Baju Pengantin yang sekaligus termasuk busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede ialah pakaian resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkualitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, busana dari Sumatera Selatan senantiasa jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Pernikahan Khas Bali

Terakhir pakaian Pengantin kebiasaan yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana adat ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan busana resmi daerah ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Model Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Pengrajin Busana Pernikahan Khas Bali

Perbedaan Motif Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pernikahan Khas Bali

Pakaian adat pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di miliki merupakan baju dari Aceh. Pakaian adat satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini sangat mahal jikalau dijual sebab type kain pada busana ini dibuat dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan baju adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Model Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Bali

Sumatera selatan juga miliki baju adat yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat baju kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya membuat busana tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa memakai pakaian resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip layaknya pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pernikahan Khas Bali

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu sudah mengenal pakaian adat yang satu ini. Pakaian dengan nama Paes Ageng ini adalah busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih sederhana dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Pernikahan Khas Bali

Kalimantan juga yaitu pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, nampak berasal dari busana tradisi yang di pakai juga tidak kalah bagus. Baju adat suku Dayak ini kondang lebih sederhana tetapi punyai arti yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini terhitung mempunyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan terhitung punya busana ada bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Tipe Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pernikahan Khas Bali

Pakaian khusus Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir yaitu baju resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yaitu jenis baju tertua di Indonesia yang mempunyai wujud seperti segi empat. Awal mulanya, baju resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg beri tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Sampai disini informasi mengenai Pengrajin Busana Pernikahan Khas Bali berasal dari beraneka wilayah yang terdapat di Indonesia, baju-baju Pengantin yang unik dan menarik ini sesungguhnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih telah berkunjung di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *