Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

  • 4 min read
  • Sep 03, 2019

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh – Negara Indonesia sebetulnya populer bersama dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punya ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya senantiasa sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara berkenaan agama pasti tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apapun mempunyai cara sesuai tuntunan dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yakni menikah bersama dengan baju adat meskipun umumnya orang Indonesia sudah modern semua, tapi tradisi tetap jadi satu-satunya peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, benar-benar lumrah apabila Pengantin di Indonesia itu memakai banyak ragam kebiasaan yang ada di tiap-tiap daerah, pakaian Pernikahan yang dikenakan dalam acara Pernikahan termasuk beraneka macam bergantung adat dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini adalah Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh di Indonesia yang paling kondang sampai saat ini.

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Vidio Untuk Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Baju adat yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari wilayah lain, umumnya pakaian ini dipakai untuk acara perlu seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Busana resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju tradisi untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari busana tradisi ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pasang busana Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah termasuk bersama beberapa aksesories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Kemudian pakaian tradisi yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana tradisi ke dua di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Selanjutnya baju tradisi yang lumayan tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama baju tradisi melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang mengenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berbeda berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkwalitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Busana Pengantin yang sekaligus termasuk pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yang merupakan busana resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika setiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, pakaian dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Terakhir busana Pengantin kebiasaan yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian adat ini memiliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan busana adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Perbandingan Model Busana Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Kalimantan terhitung ialah pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, terlihat dari baju tradisi yang di fungsikan jua tidak kalah unik. Pakaian tradisi suku Dayak ini populer lebih simpel tetapi mempunyai makna yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga punyai pakaian tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Sumatera selatan juga miliki baju tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat busana seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya membuat baju resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai busana adat Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama layaknya pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Busana resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pakai yaitu busana dari Aceh. Busana adat satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini cukup mahal kalau dijual karena tipe kain dalam busana ini dibuat dengan cara tradisional oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa membuat pakaian adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh

Pakaian untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir yaitu pakaian tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini ialah type pakaian terlama di Indonesia yang punya bentuk seperti kotak. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg beri tambahan beberapa bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sampai disini Info dari kita perihal Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Ulee Balang Aceh dari Indonesia yang populer dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *