Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

  • 4 min read
  • Jan 18, 2020

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng – Negara Indonesia sebenarnya tenar bersama keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu miliki ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya selamanya sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara berkenaan agama tentu tidak lepas jua dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama tertentu mempunyai cara sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia yakni menikah dengan baju adat walau umumnya orang Indonesia udah modern semua, tapi tradisi selamanya menjadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, sangat wajar apabila Pernikahan di Indonesia itu kenakan beragam tradisi yang ada di tiap-tiap tempat, baju Pengantin yang dikenakan dalam acara Pernikahan juga berbagai macam sesaui tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini ialah Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng di Indonesia yang paling populer sampai saat ini.

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Video Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Perbedaan Daftar Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Baju adat yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari wilayah lain, kebanyakan busana ini dikenakan untuk acara perlu seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Busana resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni pakaian adat untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian resmi daerah ini juga lumayan mahal, untuk 1 gunakan baju Pengantin tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah terhitung bersama dengan lebih dari satu aksesori yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Kemudian baju resmi daerah yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana tradisi kedua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing baju resmi daerah juga bergantung dari kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Selanjutnya pakaian adat yang sangat terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama baju tradisi melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang mengenakan busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak sama berdasarkan dengan jumlah aksesoris dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yang merupakan baju resmi daerah bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkwalitas dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jikalau setiap kali ada pertunjukkan busana adat, pakaian dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Terakhir busana Pernikahan tradisi yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian tradisi ini punyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan busana adat ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Baju Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Perbandingan Model Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Kalimantan terhitung ialah pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari baju resmi daerah yang di fungsikan jua tidak kalah unik. Busana adat suku Dayak ini kondang lebih simple tetapi punyai makna yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini juga miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk memiliki busana tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu telah mengenal pakaian resmi daerah yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini ialah baju tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di fungsikan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Model Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Sumatera selatan terhitung memiliki busana adat yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai baju kaya ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Baju tradisi dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya menjadikan busana resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan pakaian resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Baju resmi daerah pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di miliki adalah pakaian dari Aceh. Busana adat satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini sangat mahal jikalau dijual dikarenakan model kain dalam pakaian ini dibuat dengan proses manual dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat menjadikan busana resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Baju Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng

Pakaian untuk Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir adalah pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yakni type pakaian tertua di Indonesia yang memiliki bentuk layaknya segi empat. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan beberapa bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Sampai di sini informasi mengenai Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas Tolaki SulTeng dari bermacam daerah yang ada di Indonesia, baju-pakaian Pernikahan yang unik dan menarik ini sebenarnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih udah berkunjung di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *