Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

  • 4 min read
  • Des 14, 2019

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas NTT – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak mempunyai banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu khas. Tidak heran apabila tiap tiap daerah yang ada di Indonesia memiliki keunikan masing-masing baik berasal dari segi kultur, ritual upacara, busana adat hingga hal-hal lain yang kemungkinan belum pernah kamu menyaksikan sekalipun. Pada artikel kali ini kami mau share informasi menarik kepada kamu semua perihal Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas NTT di Indonesia yang sangat unik dan menarik jadi banyak yang menyukainya. Penasaran kaya apa Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas NTT di Indonesia ? Silahkan anda baca infonya di bawah ini.

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Vidio Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Perbandingan Motif Busana Pengantin Adat Khas Indonesia

Perbedaan Motif Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Kalimantan termasuk yaitu pulau yang mempunyai banyak sekali kultur yang unik, muncul dari baju adat yang di gunakan jua tidak kalah unik. Baju adat suku Dayak ini tenar lebih simpel tapi mempunyai arti yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini terhitung punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita terhitung punyai busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti telah mengenal busana adat yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah busana adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Sumatera selatan terhitung punya baju adat yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat baju kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Baju tradisi dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga menjadikan baju resmi daerah ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat kenakan pakaian adat Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip layaknya pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pakai yaitu pakaian berasal dari Aceh. Baju tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini sangat mahal jika dijual karena jenis kain dalam busana ini dibikin secara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat busana tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Busana untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir yaitu busana adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yaitu tipe pakaian paling tua di Indonesia yang miliki bentuk seperti persegi empat. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan sebagian bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Busana Pengantin yang sekaligus termasuk baju tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede adalah baju adat dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran apabila tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, baju dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Selanjutnya busana tradisi yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama baju tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak serupa berdasarkan pada kuantitas accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk memiliki kualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Kemudian pakaian adat yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian resmi daerah kedua di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing busana tradisi jua sesaui dengan kerumitan motif, jumlah accessories yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Busana tradisi yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari daerah lain, biasanya baju ini dikenakan untuk acara mutlak seperti acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian tradisi untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju resmi daerah ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah terhitung bersama dengan sebagian aksesories yang dikenakan pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas NTT

Terakhir baju Pengantin adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian adat ini miliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering mengenakan busana tradisi ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sekian informasi tentang Pengrajin Busana Pengantin Tradisional Khas NTT berasal dari beraneka tempat yang terdapat di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini memang sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih udah mampir di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *