Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Pengrajin Busana Adat Pernikahan Papua

  • 4 min read
  • Sep 13, 2019

Pengrajin Busana Adat Pernikahan Papua – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu kental. Tidak heran jikalau setiap wilayah yang ada di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik dari segi kultur, ritual upacara, pakaian tradisi sampai hal-hal lain yang kemungkinan belum pernah anda menyaksikan sama sekali. Pada artikel kali ini kita hendak sharing Info menarik kepada kamu sekalian berkenaan Pengrajin Busana Adat Pernikahan Papua di Indonesia yang sangat unik dan menarik jadi banyak yang menyukainya. Mau tahu seperti apa Pengrajin Busana Adat Pernikahan Papua di Indonesia ? Silahkan kamu baca penjelasannya dibawah ini.

Pengrajin Busana Adat Pernikahan Papua

Video Terkait Pengrajin Busana Adat Pernikahan Papua

Perbedaan Model Busana Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Perbandingan Model Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Papua

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang punyai banyak sekali budaya yang unik, nampak dari busana resmi daerah yang di gunakan jua tidak kalah unik. Pakaian tradisi suku Dayak ini populer lebih sederhana tetapi punyai arti yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga miliki baju tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Model Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Papua

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah baju adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di fungsikan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Papua

Sumatera selatan juga punyai pakaian adat yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang mempunyai busana kaya ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian adat dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat baju tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat memakai busana resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Papua

Busana adat pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pakai adalah busana dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini menggabungkan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju tradisi ini sangat mahal jikalau dijual karena tipe kain pada baju ini dibikin secara manual dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat pakaian tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Papua

Baju untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir ialah busana adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yaitu type pakaian terlama di Indonesia yang mempunyai bentuk seperti persegi empat. Awal mulanya, pakaian resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan beberapa bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Pengrajin Busana Adat Pernikahan Papua

Perbandingan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Papua

Baju Pernikahan yang sekaligus terhitung pakaian tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede ialah pakaian tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran apabila tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Papua

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang lumayan tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang kenakan busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada jumlah accessories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kwalitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Papua

Kemudian busana adat yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan paduan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian adat ke dua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian adat jua tergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling umum harga baju adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Papua

Busana tradisi yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan baju tradisi berasal dari wilayah lain, biasanya pakaian ini dikenakan pada acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat daerah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini termasuk sangat mahal, untuk 1 gunakan pakaian Pengantin tradisi Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut udah bersama beberapa aksesoris yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Papua

Terakhir baju Pernikahan adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, busana adat ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan baju tradisi ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sperti itulah Info dari kami perihal Pengrajin Busana Adat Pernikahan Papua berasal dari Indonesia yang terkenal dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *