Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Pengrajin Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

  • 4 min read
  • Jul 10, 2019

Pengrajin Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY – Negara Indonesia memang terkenal bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu mempunyai ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selalu mirip yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara tentang agama tentu tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apapun miliki langkah sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia yakni menikah dengan busana adat walaupun biasanya orang Indonesia sudah modern semua, tapi kebiasaan senantiasa menjadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, benar-benar wajar jikalau Pengantin di Indonesia itu kenakan begitu banyak ragam kebiasaan yang terdapat di masing-masing daerah, baju Pernikahan yang dikenakan di dalam acara Pernikahan terhitung bermacam-macam bergantung adat dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini adalah Pengrajin Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY di Indonesia yang paling terkenal hingga sekarang ini.

Pengrajin Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Video Untuk Pengrajin Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Perbandingan Daftar Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Busana Pengantin yang sekaligus juga pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pernikahan Aesan Gede ialah baju adat bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, baju dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Selanjutnya baju resmi daerah yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang memakai pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada jumlah aksesori dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Kemudian baju resmi daerah yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian resmi daerah ke-2 di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap baju tradisi juga sesaui dari kerumitan motif, jumlah aksesori yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Baju adat yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah dari daerah lain, biasanya busana ini dipakai pada acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju adat untuk pasangan pengantin dan busana adat untuk masyarakat kelas atas. Harga dari baju resmi daerah ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pakai baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah bersama dengan beberapa aksesories yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Terakhir pakaian Pengantin adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian resmi daerah ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan busana tradisi ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Pengrajin Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Perbandingan Motif Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Kalimantan termasuk merupakan pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, nampak berasal dari baju resmi daerah yang di fungsikan jua tidak kalah menarik. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih simpel namun punyai arti yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini termasuk mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan termasuk mempunyai busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti telah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah busana adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Model Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Sumatera selatan termasuk punyai baju resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat pakaian seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya menjadikan baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat kenakan pakaian adat Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa seperti baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Motif Baju Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Baju tradisi pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di miliki adalah pakaian dari Aceh. Baju adat satu ini menggabungkan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya memakai mahkota yang dilapisi dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini cukup mahal apabila dijual sebab model kain pada pakaian ini dibuat dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan pakaian adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY

Pakaian khusus Pengantin dari Indonesia yang terakhir adalah busana adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini adalah type baju terlama di Indonesia yang punyai wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Demikian Info dari kami tentang Pengrajin Busana Adat Pernikahan Kesatrian DIY dari Indonesia yang populer dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *