Pengrajin Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

  • 4 min read
  • Jun 13, 2019

Pengrajin Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak memiliki banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu kental. Tidak heran kalau setiap daerah yang terdapat di Indonesia miliki keunikan sendiri-sendiri baik dari segi kultur, ritual upacara, baju resmi daerah hingga hal-hal lain yang mungkin belum sempat anda melihat sekalipun. Pada artikel kali ini kami akan berbagi Info menarik kepada kamu sekalian mengenai Pengrajin Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng di Indonesia yang cukup unik dan menarik jadi banyak orang yang menyukainya. Mau tahu seperti apa Pengrajin Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng di Indonesia ? Silahkan kamu baca infonya dibawah ini.

Pengrajin Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Video Pengrajin Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Baju adat yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian adat berasal dari wilayah lain, kebanyakan baju ini dipakai pada acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara tradisi tempat setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu pakaian adat untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju tradisi ini juga sangat mahal, untuk 1 gunakan pakaian Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah termasuk dengan beberapa aksesories yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Kemudian pakaian adat yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana adat kedua di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju resmi daerah jua sesaui dengan kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Selanjutnya baju adat yang cukup kondang di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang memakai baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak sama berdasarkan dengan jumlah accessories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Baju Pengantin yang sekaligus terhitung busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yang merupakan baju tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran apabila tiap tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, baju dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Terakhir pakaian Pernikahan kebiasaan yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian resmi daerah ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering memakai baju adat ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Pengrajin Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di lihat yakni baju dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana tradisi ini lumayan mahal apabila dijual karena tipe kain pada baju ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat menjadikan busana tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Sumatera selatan terhitung mempunyai pakaian resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat busana kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya membuat busana resmi daerah ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang bisa mengenakan baju resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama layaknya busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti udah mengenal busana adat yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini yaitu busana resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Kalimantan juga adalah pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, nampak berasal dari busana adat yang di pakai jua tidak kalah unik. Busana tradisi suku Dayak ini populer lebih simple tetapi miliki arti yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini termasuk punya nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga memiliki pakaian ada bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng

Baju untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir adalah busana resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini merupakan jenis pakaian paling tua di Indonesia yang punya wujud seperti kotak. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan sebagian bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sperti itulah info tentang Pengrajin Baju Pernikahan Khas Tolaki SulTeng dari beragam wilayah yang ada di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini sesungguhnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah mampir di web site kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *