Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Pengrajin Baju Pernikahan Khas Bali

  • 4 min read
  • Agu 27, 2020

Pengrajin Baju Pernikahan Khas Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu kental. Tidak heran apabila tiap tiap daerah yang ada di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik dari aspek budaya, ritual upacara, busana tradisi sampai hal-hal lain yang bisa saja belum pernah kamu lihat sekalipun. Pada artikel kali ini kami akan sharing informasi menarik kepada anda sekalian mengenai Pengrajin Baju Pernikahan Khas Bali di Indonesia yang sangat unik dan menarik hingga banyak orang yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Pengrajin Baju Pernikahan Khas Bali di Indonesia ? Silahkan anda baca informasinya berikut.

Pengrajin Baju Pernikahan Khas Bali

Vidio Untuk Pengrajin Baju Pernikahan Khas Bali

Perbandingan Daftar Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas Bali

Pakaian adat yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi berasal dari tempat lain, biasanya pakaian ini dikenakan untuk acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Busana tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana adat untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian adat ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pasang pakaian Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah bersama lebih dari satu aksesories yang dikenakan pada tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Baju Pernikahan Khas Bali

Kemudian baju resmi daerah yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana adat ke dua di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju adat jua bergantung dengan kerumitan motif, jumlah accessories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas Bali

Selanjutnya busana resmi daerah yang sangat terkenal di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang kenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berbeda berdasarkan dengan kuantitas accessories dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Bali

Pakaian Pernikahan yang sekaligus terhitung busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pernikahan Aesan Gede yakni baju tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran apabila setiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, pakaian dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas Bali

Terakhir pakaian Pengantin adat yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian tradisi ini punyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap memakai baju tradisi ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Pengrajin Baju Pernikahan Khas Bali

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas Bali

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, muncul dari baju tradisi yang di fungsikan juga tidak kalah unik. Busana resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih sederhana tapi memiliki makna yang mendalam. Baju tradisi suku Dayak ini terhitung memiliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk punyai busana ada bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Tipe Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas Bali

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal busana adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini adalah busana adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simple dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Model Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Bali

Sumatera selatan termasuk memiliki baju adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat baju seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan busana adat ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan busana tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip layaknya baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas Bali

Busana resmi daerah pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di lihat adalah baju dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini mencampurkan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini sangat mahal jikalau dijual sebab tipe kain pada busana ini dibuat dengan cara tradisional oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat baju adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas Bali

Pakaian khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir ialah pakaian tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yakni type pakaian tertua di Indonesia yang punya wujud layaknya kotak. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Sampai di sini info mengenai Pengrajin Baju Pernikahan Khas Bali dari beraneka daerah yang ada di Indonesia, baju-busana Pernikahan yang unik dan menarik ini sesungguhnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah datang di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *