Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

  • 4 min read
  • Nov 12, 2019

Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar – Negara Indonesia sesungguhnya terkenal bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punya ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya tetap sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara tentang agama tentu tidak terlepas jua dr yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apasaja miliki langkah sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia ialah menikah bersama dengan busana adat meskipun umumnya orang Indonesia sudah modern semua, namun kebiasaan selamanya menjadi satu-satunya peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, amat lumrah apabila Pengantin di Indonesia itu kenakan banyak ragam kebiasaan yang ada di tiap-tiap daerah, busana Pengantin yang dikenakan didalam acara Pengantin termasuk beraneka macam sesaui kebiasaan dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yaitu Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar di Indonesia yang paling populer sampai waktu ini.

Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Video Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Perbandingan List Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Pakaian adat yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah dari wilayah lain, umumnya baju ini dipakai untuk acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara tradisi daerah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari pakaian resmi daerah ini terhitung lumayan mahal, untuk 1 pakai baju Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah bersama lebih dari satu aksesories yang dikenakan pada tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Kemudian busana resmi daerah yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing memiliki warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju resmi daerah ke-2 di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju tradisi juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Selanjutnya busana resmi daerah yang cukup tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian tradisi melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang memakai busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berbeda berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga berkualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Pakaian Pernikahan yang sekaligus juga pakaian adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede ialah baju adat dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah adat ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, busana berasal dari Sumatera Selatan senantiasa jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Terakhir baju Pengantin tradisi yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian adat ini miliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan busana resmi daerah ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Pakaian adat pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pandang yaitu baju berasal dari Aceh. Baju adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini lumayan mahal apabila dijual karena jenis kain pada busana ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan pakaian resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Sumatera selatan juga memiliki baju adat yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat pakaian seperti ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Baju adat dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan busana tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang dapat memakai baju adat Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti udah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini ialah busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di fungsikan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Model Busana Adat Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, nampak dari busana resmi daerah yang di pakai jua tidak kalah menarik. Baju resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih simple tetapi punya arti yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini terhitung miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan termasuk memiliki busana tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Tipe Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Busana untuk Pengantin dari Indonesia yang paling akhir ialah baju resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini merupakan jenis baju paling tua di Indonesia yang miliki bentuk layaknya persegi empat. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sekian Info berasal dari kita berkenaan Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar dari Indonesia yang tenar dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *