Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

  • 4 min read
  • Apr 29, 2019

Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu khas. Tidak heran apabila setiap daerah yang terdapat di Indonesia memiliki keunikan masing-masing baik dari aspek kultur, ritual upacara, baju adat hingga hal-hal lain yang barangkali belum sempat anda menyaksikan sekali saja. Pada artikel kali ini kami akan share informasi menarik kepada kamu semua perihal Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga masyarakat yang menyukainya. Penasaran kaya apa Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng di Indonesia ? Silahkan anda baca penjelasannya berikut.

Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Video Terkait Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Perbandingan Daftar Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Pakaian Pernikahan yang sekaligus juga pakaian adat dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yakni busana adat dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap tiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, pakaian dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Selanjutnya pakaian adat yang sangat terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian adat melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak serupa berdasarkan dengan jumlah aksesori dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Kemudian baju tradisi yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, baju resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana adat ke-2 di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat juga tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas accessories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga busana adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Pakaian adat yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju adat berasal dari wilayah lain, umumnya busana ini dipakai untuk acara perlu seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat tempat setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju tradisi untuk pasangan pengantin dan busana adat untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari busana adat ini termasuk cukup mahal, untuk 1 gunakan pakaian Pengantin tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah dengan beberapa aksesoris yang dikenakan pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Terakhir pakaian Pernikahan adat yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana tradisi ini memiliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering memakai baju resmi daerah ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Perbandingan Model Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat yakni busana dari Aceh. Baju adat satu ini menggabungkan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju tradisi ini lumayan mahal jikalau dijual dikarenakan type kain pada pakaian ini dibuat dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat busana adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Sumatera selatan juga punyai baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat baju seperti ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar membuat pakaian adat ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat memakai baju tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal baju tradisi yang satu ini. Pakaian dengan nama Paes Ageng ini adalah pakaian tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Kalimantan juga yaitu pulau yang punya banyak sekali budaya yang unik, muncul dari busana adat yang di fungsikan juga tidak kalah bagus. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih simple tetapi punyai makna yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini termasuk memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk memiliki busana tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng

Baju untuk Pengantin dari Indonesia yang terakhir yaitu pakaian tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yaitu type busana paling tua di Indonesia yang punyai wujud seperti segi empat. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg beri tambahan beberapa bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Sekian Info dari kita tentang Pengrajin Baju Pengantin Tradisional Khas Nggembe SulTeng dari Indonesia yang kondang dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *