Pengrajin Baju Adat Pernikahan KalTim

  • 4 min read
  • Des 20, 2019

Pengrajin Baju Adat Pernikahan KalTim – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak memiliki banyak kekayaan budaya dan kebiasaan yang begitu khas. Tidak heran jikalau tiap tiap wilayah yang ada di Indonesia miliki keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari faktor budaya, ritual upacara, pakaian resmi daerah sampai hal-hal lain yang barangkali belum sempat anda menyaksikan sekali saja. Pada artikel kali ini kita hendak sharing informasi menarik kepada anda sekalian tentang Pengrajin Baju Adat Pernikahan KalTim di Indonesia yang lumayan unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Penasaran seperti bagaimana Pengrajin Baju Adat Pernikahan KalTim di Indonesia ? Silahkan kamu baca penjelasannya berikut.

Pengrajin Baju Adat Pernikahan KalTim

Vidio Tentang Pengrajin Baju Adat Pernikahan KalTim

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan KalTim

Baju resmi daerah yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi berasal dari daerah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Busana tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian adat ini juga cukup mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah bersama lebih dari satu aksesoris yang dikenakan dalam tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan KalTim

Kemudian baju resmi daerah yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana adat ke-2 di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat juga sesaui dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan KalTim

Selanjutnya baju resmi daerah yang cukup tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang mengenakan pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan dengan jumlah accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan KalTim

Pakaian Pernikahan yang sekaligus juga pakaian adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pernikahan Aesan Gede adalah baju resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Baju Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan KalTim

Terakhir baju Pernikahan kebiasaan yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju tradisi ini punyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan pakaian tradisi ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Pengrajin Baju Adat Pernikahan KalTim

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan KalTim

Baju tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pakai yakni baju berasal dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana tradisi ini cukup mahal apabila dijual karena tipe kain dalam pakaian ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat baju resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan KalTim

Sumatera selatan juga mempunyai pakaian tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat busana seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar membuat busana adat ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa memakai busana adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan KalTim

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu udah mengenal baju adat yang satu ini. Pakaian dengan nama Paes Ageng ini ialah busana resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Tipe Busana Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan KalTim

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, terlihat dari busana tradisi yang di gunakan juga tidak kalah menarik. Baju adat suku Dayak ini terkenal lebih sederhana tapi miliki makna yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini juga miliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan terhitung mempunyai pakaian tersedia bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan KalTim

Pakaian untuk Pengantin dari Indonesia yang paling akhir yakni baju resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini adalah model pakaian tertua di Indonesia yang punya wujud layaknya kotak. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Sampai di sini informasi berasal dari kami perihal Pengrajin Baju Adat Pernikahan KalTim dari Indonesia yang terkenal dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *