Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Pengrajin Baju Adat Pernikahan Bengkulu

  • 4 min read
  • Jul 01, 2019

Pengrajin Baju Adat Pernikahan Bengkulu – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jika tiap-tiap daerah yang ada di Indonesia memiliki keunikan masing-masing baik dari segi kultur, ritual upacara, baju adat hingga hal-hal lain yang barangkali belum sempat kamu memandang sama sekali. Pada artikel kali ini kita akan sharing informasi menarik kepada kamu semua tentang Pengrajin Baju Adat Pernikahan Bengkulu di Indonesia yang cukup unik dan menarik jadi masyarakat yang menyukainya. Mau tahu seperti bagaimana Pengrajin Baju Adat Pernikahan Bengkulu di Indonesia ? Silahkan kamu baca informasinya berikut.

Pengrajin Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Vidio Terkait Pengrajin Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Perbedaan List Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Busana Pernikahan yang sekaligus juga busana tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pernikahan Aesan Gede ialah baju adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkualitas bersama ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran kalau setiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, busana berasal dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang lumayan tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama baju adat melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang mengenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berbeda berdasarkan dengan jumlah accessories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Kemudian baju tradisi yang kedua ini dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat jua sesaui dari kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Pakaian resmi daerah yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi berasal dari tempat lain, kebanyakan baju ini dipakai pada acara perlu seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Busana adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian tradisi ini juga cukup mahal, untuk 1 pasang pakaian Pengantin adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut udah dengan beberapa aksesories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Terakhir baju Pernikahan tradisi yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, busana resmi daerah ini punyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju adat ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Pengrajin Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Perbedaan Motif Busana Adat Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Kalimantan juga merupakan pulau yang memiliki banyak sekali budaya yang unik, nampak dari baju resmi daerah yang di gunakan jua tidak kalah menarik. Pakaian tradisi suku Dayak ini terkenal lebih sederhana namun punya makna yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini terhitung memiliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita juga memiliki baju tersedia bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti udah mengenal busana tradisi yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini yakni pakaian tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Sumatera selatan terhitung mempunyai busana tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat baju kaya ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa memakai pakaian resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip seperti busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Baju Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pandang ialah busana berasal dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini lumayan mahal kalau dijual karena jenis kain dalam baju ini dibuat secara manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang bisa menjadikan pakaian resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Model Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Bengkulu

Busana untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir adalah baju tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini merupakan model busana paling tua di Indonesia yang punya bentuk layaknya kotak. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Sampai disini info mengenai Pengrajin Baju Adat Pernikahan Bengkulu dari beraneka wilayah yang ada di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini sebetulnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih sudah berkunjung di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *