Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Tipe Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

  • 4 min read
  • Jan 12, 2020

Macam-macam Tipe Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt – Negara Indonesia sesungguhnya terkenal dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti punyai ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya tetap sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara tentang agama pasti tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apapun miliki langkah sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yaitu menikah bersama dengan baju adat biarpun biasanya orang Indonesia udah modern semua, namun kebiasaan tetap jadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, amat wajar jikalau Pengantin di Indonesia itu Mengenakan macam-macam tradisi yang ada di tiap-tiap daerah, busana Pernikahan yang dikenakan didalam acara Pernikahan terhitung bermacam-macam tergantung tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini adalah Macam-macam Tipe Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt di Indonesia yang paling populer sampai waktu ini.

Macam-macam Tipe Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Vidio Tentang Macam-macam Tipe Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Pakaian resmi daerah yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah berasal dari daerah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara adat tempat setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu busana tradisi untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana adat ini terhitung sangat mahal, untuk 1 pakai baju Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah bersama dengan lebih dari satu accessories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Kemudian baju tradisi yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju tradisi jua bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga busana adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Selanjutnya busana adat yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian tradisi melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang kenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berbeda berdasarkan pada jumlah aksesori dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Baju Pengantin yang sekaligus terhitung baju tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yang merupakan baju resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kwalitas bersama dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika setiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, baju dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Terakhir busana Pengantin adat yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian tradisi ini punyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering mengenakan pakaian tradisi ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Pengantin Adat Khas Indonesia

Macam-macam Tipe Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Pakaian adat pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pandang merupakan busana dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini sangat mahal jikalau dijual karena model kain dalam busana ini dibuat secara tradisional dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa menjadikan busana adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Sumatera selatan terhitung mempunyai baju adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai pakaian kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga membuat busana resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang bisa kenakan baju adat Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa layaknya baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti udah mengenal baju adat yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini ialah baju adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Kalimantan terhitung yakni pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, muncul dari baju resmi daerah yang di gunakan jua tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini tenar lebih simple namun punyai arti yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga memiliki busana ada bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Pakaian untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir yaitu pakaian tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini ialah model busana tertua di Indonesia yang memiliki bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, baju resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Sampai di sini informasi dari kami berkenaan Macam-macam Tipe Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt dari Indonesia yang tenar dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *