Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Tipe Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

  • 4 min read
  • Des 10, 2019

Macam-macam Tipe Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt – Negara Indonesia sebenarnya tenar bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu memiliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selalu serupa yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbincang perihal agama pasti tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apapun miliki langkah sesuai bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia adalah menikah bersama dengan baju tradisi biarpun biasanya orang Indonesia telah modern semua, tapi tradisi senantiasa jadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlampau wajar apabila Pernikahan di Indonesia itu memakai beragam adat yang ada di tiap-tiap daerah, pakaian Pernikahan yang dipakai di dalam acara Pengantin juga beraneka ragam sesaui tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yakni Macam-macam Tipe Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt di Indonesia yang paling tenar sampai sekarang ini.

Macam-macam Tipe Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Video Terkait Macam-macam Tipe Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Perbedaan Model Busana Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Baju tradisi pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di lihat merupakan pakaian dari Aceh. Busana tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini lumayan mahal jikalau dijual dikarenakan tipe kain pada pakaian ini dibuat dengan proses manual dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat membuat busana tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Sumatera selatan juga mempunyai baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat busana seperti ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Baju resmi daerah dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat mengenakan pakaian tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu udah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah pakaian adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Kalimantan terhitung adalah pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari busana tradisi yang di fungsikan jua tidak kalah bagus. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih simpel tetapi punyai makna yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini juga punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita juga mempunyai pakaian tersedia dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Motif Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Busana untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir ialah busana resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah jenis pakaian terlama di Indonesia yang memiliki wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg beri tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang anda bisa melihatnya.

Perbandingan Daftar Harga Baju Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Macam-macam Tipe Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Pakaian adat yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah dari wilayah lain, biasanya busana ini dipakai untuk acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara adat daerah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni baju adat untuk pasangan pengantin dan busana adat untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju adat ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut udah dengan beberapa accessories yang dikenakan pada tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Kemudian busana tradisi yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian resmi daerah kedua di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju adat juga tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dipakai dan warna. Paling lazim harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Selanjutnya busana tradisi yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama dengan busana adat melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran kalau yang memakai pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berlainan berdasarkan pada jumlah aksesori dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Busana Pengantin yang sekaligus juga baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yang merupakan pakaian adat bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika setiap kali ada pertunjukkan busana adat, busana dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Terakhir busana Pengantin adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju adat ini punyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan busana resmi daerah ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini informasi mengenai Macam-macam Tipe Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt dari beragam wilayah yang ada di Indonesia, baju-pakaian Pengantin yang unik dan menarik ini memang sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih udah mampir di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *