Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

  • 4 min read
  • Jul 05, 2019

Macam-macam Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar – Negara Indonesia sebetulnya kondang dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu mempunyai ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya senantiasa sama yakni mengusung nialai kebaikan. Berbicara berkenaan agama pasti tidak lepas juga dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apasaja mempunyai cara sesuai bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia ialah menikah dengan baju adat walau umumnya orang Indonesia sudah modern semua, tapi kebiasaan senantiasa jadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlampau wajar kalau Pernikahan di Indonesia itu memakai banyak ragam tradisi yang terdapat di tiap-tiap tempat, busana Pernikahan yang dipakai didalam acara Pengantin juga beraneka ragam tergantung tradisi berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini adalah Macam-macam Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar di Indonesia yang paling terkenal hingga hari ini.

Macam-macam Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Vidio Tentang Macam-macam Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Perbandingan Daftar Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yakni busana adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkualitas bersama ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran jika tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, busana berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Selanjutnya pakaian adat yang cukup terkenal di kota Jambi ini diberi nama dengan pakaian resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang kenakan pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berbeda berdasarkan dengan jumlah aksesoris dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk memiliki kwalitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Kemudian baju adat yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan paduan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian tradisi ke dua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah jua tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Baju resmi daerah yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari tempat lain, kebanyakan pakaian ini dikenakan untuk acara mutlak contohnya acara Pengantin dan acara upacara adat daerah setempat. Baju adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian resmi daerah ini juga lumayan mahal, untuk 1 gunakan baju Pernikahan tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah terhitung bersama lebih dari satu aksesories yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Terakhir baju Pernikahan kebiasaan yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju tradisi ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan pakaian tradisi ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Baju Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Perbedaan Model Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Kalimantan termasuk ialah pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari busana tradisi yang di fungsikan jua tidak kalah bagus. Busana adat suku Dayak ini populer lebih simpel tetapi miliki arti yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini terhitung punyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga punyai pakaian ada bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini yakni pakaian resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Sumatera selatan termasuk punyai busana adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat baju seperti ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar membuat pakaian adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa mengenakan baju tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip seperti pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Pakaian tradisi pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pandang adalah busana dari Aceh. Pakaian adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini cukup mahal jikalau dijual dikarenakan tipe kain dalam baju ini dibikin dengan proses manual dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat baju resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Model Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar

Busana khusus Pengantin dari Indonesia yang paling akhir yaitu busana adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini ialah jenis busana terlama di Indonesia yang punyai bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, pakaian resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberi tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sperti itulah informasi berasal dari kami perihal Macam-macam Tipe Busana Pengantin Tradisional Khas Bundo Kanduang SumBar berasal dari Indonesia yang terkenal dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *