Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Tipe Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

  • 4 min read
  • Nov 30, 2019

Macam-macam Tipe Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku – Negara Indonesia sebenarnya terkenal dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punyai ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya tetap mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Bicara berkenaan agama tentu tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apasaja punya langkah sesuai tuntunan bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia ialah menikah dengan baju resmi daerah biarpun umumnya orang Indonesia telah modern semua, tapi kebiasaan senantiasa jadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, benar-benar wajar kalau Pengantin di Indonesia itu Mengenakan macam-macam kebiasaan yang ada di tiap-tiap wilayah, baju Pengantin yang dipakai didalam acara Pengantin termasuk berbagai macam bergantung adat berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yakni Macam-macam Tipe Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku di Indonesia yang paling populer hingga hari ini.

Macam-macam Tipe Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Vidio Macam-macam Tipe Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Busana Pernikahan yang sekaligus termasuk pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pengantin Aesan Gede adalah busana resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan baju adat, baju berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Selanjutnya busana resmi daerah yang sangat terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak serupa berdasarkan dengan jumlah accessories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Kemudian pakaian tradisi yang ke dua ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju adat ke dua di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju tradisi juga tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Busana adat yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan pakaian adat dari tempat lain, biasanya busana ini dikenakan untuk acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat tempat setempat. Busana tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian adat untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian tradisi ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pakai baju Pengantin tradisi Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut udah termasuk bersama lebih dari satu aksesories yang dipakai dalam tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Terakhir busana Pernikahan tradisi yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana tradisi ini miliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai busana adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Pakaian Pengantin Resmi Daerah Khas Indonesia

Macam-macam Tipe Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di lihat yakni baju dari Aceh. Pakaian adat satu ini mencampurkan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi bersama emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini sangat mahal kalau dijual dikarenakan model kain dalam pakaian ini dibuat secara manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat baju adat khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Sumatera selatan juga punya baju tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai baju seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar menjadikan busana adat ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang dapat mengenakan busana resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip layaknya busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu udah mengenal baju tradisi yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu pakaian adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Tipe Busana Adat Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Kalimantan termasuk yakni pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, nampak dari pakaian adat yang di gunakan juga tidak kalah menarik. Pakaian adat suku Dayak ini terkenal lebih simpel namun punyai makna yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini terhitung punya nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga punyai pakaian tersedia bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Tipe Baju Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Pakaian khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir adalah pakaian adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yaitu tipe baju terlama di Indonesia yang memiliki wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan sebagian bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sampai di sini informasi dari kita berkenaan Macam-macam Tipe Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku dari Indonesia yang kondang dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *