Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas NTT

  • 4 min read
  • Mei 15, 2020

Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas NTT – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak memiliki banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu kental. Tidak heran apabila tiap-tiap wilayah yang terdapat di Indonesia punya keunikan masing-masing baik dari faktor budaya, ritual upacara, busana resmi daerah hingga hal-hal lain yang mungkin belum sempat anda melihat sekali saja. Pada artikel kali ini kami mau sharing informasi menarik kepada anda semua mengenai Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas NTT di Indonesia yang cukup unik dan menarik sehingga orang banyak yang menyukainya. Penasaran kaya apa Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas NTT di Indonesia ? Silahkan anda baca penjelasannya berikut.

Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas NTT

Video Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas NTT

Perbandingan List Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas NTT

Pakaian Pengantin yang sekaligus termasuk pakaian adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama busana Pengantin Aesan Gede adalah baju resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkualitas bersama dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran apabila setiap kali ada pertunjukkan busana adat, pakaian dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas NTT

Selanjutnya baju tradisi yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak sama berdasarkan pada kuantitas accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Baju Pernikahan Khas NTT

Kemudian busana tradisi yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana adat ke-2 di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju adat ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing pakaian adat jua bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas NTT

Busana resmi daerah yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah dari wilayah lain, umumnya busana ini dipakai untuk acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Baju tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari baju adat ini terhitung lumayan mahal, untuk 1 pakai baju Pernikahan adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah terhitung bersama lebih dari satu aksesori yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas NTT

Terakhir pakaian Pernikahan kebiasaan yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian resmi daerah ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering memakai busana adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Pengantin Adat Khas Indonesia

Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas NTT

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas NTT

Kalimantan terhitung yakni pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari busana adat yang di fungsikan juga tidak kalah menarik. Busana resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih sederhana tetapi memiliki arti yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini juga punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan terhitung punya baju tersedia dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Tipe Baju Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas NTT

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini yakni busana tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Model Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas NTT

Sumatera selatan terhitung memiliki pakaian tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai busana seperti ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar membuat busana tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan pakaian resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip layaknya pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas NTT

Busana tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di miliki yaitu pakaian berasal dari Aceh. Pakaian adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini lumayan mahal apabila dijual karena model kain dalam baju ini dibikin secara tradisional oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas NTT

Busana khusus Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir yaitu busana tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini adalah tipe pakaian tertua di Indonesia yang miliki wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan beberapa bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Sekian info perihal Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas NTT dari beraneka wilayah yang ada di Indonesia, baju-pakaian Pengantin yang unik dan menarik ini sebetulnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih udah singgah di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *