Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas KalUt

  • 4 min read
  • Des 07, 2019

Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas KalUt – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak mempunyai banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu khas. Tidak heran jikalau tiap tiap tempat yang terdapat di Indonesia punyai keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari faktor budaya, ritual upacara, busana resmi daerah hingga hal-hal lain yang mungkin belum sempat kamu menyaksikan sekalipun. Pada artikel kali ini kita hendak sharing Info menarik kepada kamu semua perihal Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas KalUt di Indonesia yang sangat unik dan menarik jadi masyarakat yang menyukainya. Penasaran kaya apa Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas KalUt di Indonesia ? Silahkan anda baca infonya di bawah ini.

Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas KalUt

Video Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas KalUt

Perbedaan List Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas KalUt

Busana resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah berasal dari tempat lain, umumnya pakaian ini dipakai pada acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat tempat setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana tradisi untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana tradisi ini terhitung sangat mahal, untuk 1 gunakan baju Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah termasuk dengan lebih dari satu accessories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Baju Pernikahan Khas KalUt

Kemudian busana tradisi yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju tradisi ke-2 di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah jua bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas KalUt

Selanjutnya pakaian tradisi yang cukup tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang memakai busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju resmi daerah dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak serupa berdasarkan dengan jumlah accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas KalUt

Baju Pengantin yang sekaligus terhitung busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yang merupakan baju resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jika setiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, baju dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Baju Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas KalUt

Terakhir busana Pengantin adat yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana tradisi ini miliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering mengenakan busana tradisi ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas KalUt

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas KalUt

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di miliki yakni busana dari Aceh. Pakaian adat satu ini mencampurkan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian tradisi ini sangat mahal jika dijual karena jenis kain dalam baju ini dibikin dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan baju resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas KalUt

Sumatera selatan juga punya pakaian resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat busana kaya ini seperti baju seorang raja dan ratu. Busana tradisi dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga membuat baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan pakaian adat Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti pakaian kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas KalUt

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu sudah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini yakni baju resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas KalUt

Kalimantan termasuk adalah pulau yang punyai banyak sekali budaya yang unik, terlihat berasal dari busana tradisi yang di fungsikan jua tidak kalah menarik. Busana adat suku Dayak ini kondang lebih simpel tetapi miliki arti yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini terhitung miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk mempunyai baju ada bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Motif Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas KalUt

Busana untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir ialah busana tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini merupakan tipe busana terlama di Indonesia yang punyai wujud seperti segi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg beri tambahan beberapa bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sperti itulah informasi mengenai Macam-macam Tipe Baju Pernikahan Khas KalUt dari beraneka daerah yang terdapat di Indonesia, baju-baju Pengantin yang unik dan menarik ini memang sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih udah singgah di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *