Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

  • 5 min read
  • Feb 17, 2020

Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt – Negara Indonesia sesungguhnya populer bersama dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu mempunyai ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya senantiasa serupa yakni mengusung nialai kebaikan. Berbicara tentang agama pasti tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apapun memiliki cara sesuai tuntunan dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia adalah menikah dengan pakaian adat meskipun kebanyakan orang Indonesia udah moderen semua, tapi kebiasaan tetap jadi sebuah peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, benar-benar lumrah apabila Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan macam-macam kebiasaan yang ada di tiap-tiap tempat, pakaian Pengantin yang dipakai didalam acara Pengantin juga beraneka macam tergantung adat berasal dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yaitu Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt di Indonesia yang paling populer hingga hari ini.

Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Video Tentang Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Busana Pengantin yang sekaligus juga busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yang merupakan baju tradisi bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jika tiap-tiap kali ada pertunjukkan busana adat, baju berasal dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Selanjutnya busana adat yang sangat terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian adat melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju resmi daerah dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berbeda berdasarkan dengan jumlah aksesoris dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Kemudian busana tradisi yang ke dua ini dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan paduan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian tradisi ke dua di beri nama Siak dan baju tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian resmi daerah jua sesaui dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Busana resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah berasal dari wilayah lain, umumnya busana ini dipakai untuk acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara tradisi wilayah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju resmi daerah ini juga sangat mahal, untuk 1 pasang busana Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah bersama dengan sebagian aksesories yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Terakhir busana Pernikahan kebiasaan yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian adat ini memiliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai pakaian resmi daerah ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Kalimantan terhitung adalah pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, nampak dari baju resmi daerah yang di fungsikan juga tidak kalah bagus. Baju adat suku Dayak ini kondang lebih sederhana tetapi punyai arti yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini juga punyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita terhitung punyai baju ada bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu udah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini merupakan pakaian resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Sumatera selatan juga memiliki pakaian tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat pakaian seperti ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar membuat pakaian tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan baju resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Pakaian adat pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di lihat merupakan busana dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini mencampurkan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini cukup mahal kalau dijual dikarenakan type kain pada pakaian ini dibuat dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan baju adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Baju Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Pakaian khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir adalah busana adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah type baju paling tua di Indonesia yang mempunyai bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sperti itulah informasi perihal Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt berasal dari beragam wilayah yang ada di Indonesia, baju-busana Pernikahan yang unik dan menarik ini sesungguhnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah berkunjung di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *