Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

  • 4 min read
  • Mar 26, 2020

Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan kultur dan kebiasaan yang begitu khas. Tidak heran apabila tiap tiap tempat yang terdapat di Indonesia mempunyai keunikan masing-masing baik berasal dari segi budaya, ritual upacara, busana resmi daerah sampai hal-hal lain yang kemungkinan belum sempat kamu memandang sama sekali. Pada artikel kali ini kami akan share informasi menarik kepada kamu semua berkenaan Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Bali di Indonesia yang cukup unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Mau tahu seperti bagaimana Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Bali di Indonesia ? Silahkan anda baca penjelasannya di bawah ini.

Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Vidio Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pengantin Aesan Gede yang merupakan busana tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jika tiap tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, pakaian dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Selanjutnya pakaian adat yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang memakai pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju resmi daerah dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berlainan berdasarkan dengan kuantitas accessories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Kemudian busana resmi daerah yang ke dua ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian busana adat ke-2 di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing busana resmi daerah juga tergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesories yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Baju resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah berasal dari tempat lain, biasanya pakaian ini dikenakan untuk acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana adat ini terhitung sangat mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu telah bersama sebagian aksesoris yang dikenakan pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Terakhir baju Pernikahan adat yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian resmi daerah ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju resmi daerah ini untuk beberapa acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Pernikahan Adat Khas Indonesia

Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pandang ialah baju dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini lumayan mahal apabila dijual sebab type kain pada baju ini dibuat secara manual dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa membuat baju resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Sumatera selatan termasuk punya busana tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai baju seperti ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Busana tradisi dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga membuat baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat memakai pakaian tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini adalah baju tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Kalimantan juga yaitu pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, nampak berasal dari busana resmi daerah yang di fungsikan jua tidak kalah bagus. Busana resmi daerah suku Dayak ini populer lebih sederhana tetapi memiliki arti yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini terhitung punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita juga memiliki busana tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pengantin Tradisional Khas Bali

Baju khusus Pernikahan dari Indonesia yang terakhir yaitu baju resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah type baju tertua di Indonesia yang mempunyai wujud seperti kotak. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan sebagian bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Sampai disini Info berasal dari kami berkenaan Macam-macam Tipe Baju Pengantin Tradisional Khas Bali dari Indonesia yang populer dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *