Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Tipe Baju Adat Pernikahan KalUt

  • 4 min read
  • Sep 26, 2019

Macam-macam Tipe Baju Adat Pernikahan KalUt – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jikalau tiap-tiap tempat yang ada di Indonesia miliki keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari segi kultur, ritual upacara, baju resmi daerah sampai hal-hal lain yang kemungkinan belum sempat kamu memandang sama sekali. Pada artikel kali ini kami mau berbagi informasi menarik kepada kamu sekalian tentang Macam-macam Tipe Baju Adat Pernikahan KalUt di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga masyarakat yang menyukainya. Mau tahu seperti apa Macam-macam Tipe Baju Adat Pernikahan KalUt di Indonesia ? Silahkan kamu baca penjelasannya berikut.

Macam-macam Tipe Baju Adat Pernikahan KalUt

Vidio Macam-macam Tipe Baju Adat Pernikahan KalUt

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan KalUt

Busana Pengantin yang sekaligus terhitung pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yang merupakan busana adat dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran jika setiap kali ada pertunjukkan busana adat, baju dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan KalUt

Selanjutnya baju tradisi yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang kenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga berbeda berdasarkan pada jumlah aksesories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk berkwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan KalUt

Kemudian baju tradisi yang ke dua ini dari Provinsi Riau, baju resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju tradisi kedua di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju tradisi jua sesaui dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan KalUt

Baju tradisi yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan busana adat berasal dari daerah lain, umumnya baju ini dikenakan pada acara mutlak contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan tempat setempat. Busana resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari busana tradisi ini terhitung lumayan mahal, untuk 1 pakai pakaian Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah terhitung bersama dengan sebagian accessories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan KalUt

Terakhir pakaian Pengantin tradisi yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju resmi daerah ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan pakaian resmi daerah ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Pengantin Adat Khas Indonesia

Macam-macam Tipe Baju Adat Pernikahan KalUt

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan KalUt

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di miliki merupakan busana dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju tradisi ini lumayan mahal jika dijual dikarenakan tipe kain dalam baju ini dibikin secara manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang dapat menjadikan pakaian adat khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan KalUt

Sumatera selatan terhitung punyai pakaian tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang mempunyai busana kaya ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Pakaian adat dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar menjadikan pakaian resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan pakaian tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan KalUt

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini yaitu busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Tipe Pakaian Adat Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan KalUt

Kalimantan terhitung yakni pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, terlihat dari busana tradisi yang di pakai juga tidak kalah bagus. Busana adat suku Dayak ini tenar lebih simple namun memiliki makna yang mendalam. Baju adat suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk punyai busana tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Pakaian Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan KalUt

Busana khusus Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir yakni busana adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yakni model pakaian tertua di Indonesia yang miliki bentuk layaknya segi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberi tambahan sebagian bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Sampai di sini informasi berasal dari kami tentang Macam-macam Tipe Baju Adat Pernikahan KalUt berasal dari Indonesia yang terkenal dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *