Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Papua

  • 4 min read
  • Apr 21, 2019

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Papua – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak memiliki banyak kekayaan budaya dan tradisi yang begitu kental. Tidak heran jika tiap-tiap wilayah yang ada di Indonesia mempunyai keunikan masing-masing baik berasal dari segi budaya, ritual upacara, busana tradisi sampai hal-hal lain yang mungkin belum sempat anda melihat sekalipun. Pada artikel kali ini kami ingin share Info menarik kepada kamu sekalian mengenai Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Papua di Indonesia yang sangat unik dan menarik hingga banyak orang yang menyukainya. Penasaran seperti apa Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Papua di Indonesia ? Silahkan kamu baca penjelasannya dibawah ini.

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Papua

Video Terkait Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Papua

Perbandingan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Busana Pernikahan yang sekaligus termasuk busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pernikahan Aesan Gede ialah baju adat dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran apabila setiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang kenakan busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berlainan berdasarkan pada jumlah accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Kemudian busana adat yang kedua ini dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan paduan yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju adat ke-2 di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju adat jua sesaui dari kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling umum harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Busana adat yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan baju adat berasal dari daerah lain, biasanya busana ini dikenakan untuk acara perlu seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Busana tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni pakaian adat untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini terhitung sangat mahal, untuk 1 gunakan baju Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah bersama dengan beberapa aksesories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Terakhir baju Pernikahan kebiasaan yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian tradisi ini mempunyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai baju tradisi ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Papua

Perbedaan Motif Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Busana adat pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di lihat ialah baju berasal dari Aceh. Baju adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini cukup mahal jikalau dijual karena type kain dalam baju ini dibuat secara manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa membuat busana adat khas dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Sumatera selatan terhitung miliki pakaian resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat baju seperti ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat baju tradisi ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat memakai busana tradisi Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti telah mengenal busana adat yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini yakni baju resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Model Pakaian Adat Perang – Kalimantan & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Kalimantan juga yaitu pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari busana adat yang di manfaatkan juga tidak kalah bagus. Baju tradisi suku Dayak ini populer lebih simple tetapi miliki makna yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini termasuk mempunyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita juga memiliki pakaian ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Papua

Baju khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir yakni baju resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini ialah jenis pakaian tertua di Indonesia yang punya wujud layaknya kotak. Awal mulanya, pakaian resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan sebagian bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Sampai disini Info berasal dari kami berkenaan Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Papua berasal dari Indonesia yang populer dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *