Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas KalUt

  • 4 min read
  • Des 22, 2019

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas KalUt – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu khas. Tidak heran jikalau tiap tiap daerah yang terdapat di Indonesia miliki keunikan sendiri-sendiri baik dari aspek budaya, ritual upacara, baju adat hingga hal-hal lain yang barangkali belum sempat kamu lihat sekalipun. Pada artikel kali ini kita hendak sharing informasi menarik kepada anda sekalian berkenaan Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas KalUt di Indonesia yang cukup unik dan menarik jadi banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya bagaimana Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas KalUt di Indonesia ? Silahkan kamu baca pemaparannya di bawah ini.

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Vidio Untuk Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Perbandingan Daftar Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Busana resmi daerah yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari wilayah lain, umumnya busana ini dipakai untuk acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu baju adat untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana adat ini juga lumayan mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah terhitung bersama dengan beberapa aksesories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Kemudian pakaian resmi daerah yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, busana adat ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas pakaian tradisi ke-2 di beri nama Siak dan baju resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing pakaian resmi daerah juga tergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Selanjutnya busana tradisi yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian adat melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang memakai pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berbeda berdasarkan pada jumlah aksesori dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga memiliki kualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Busana Pengantin yang sekaligus termasuk pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yakni busana tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, busana dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Terakhir busana Pengantin adat yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju tradisi ini punya warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai baju resmi daerah ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Pakaian adat pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di lihat yakni busana berasal dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini lumayan mahal apabila dijual sebab tipe kain dalam baju ini dibikin dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat busana tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Sumatera selatan termasuk miliki baju tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai pakaian kaya ini layaknya pakaian seorang raja dan ratu. Baju tradisi dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas agar membuat baju adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat memakai pakaian resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip layaknya busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu udah mengenal baju adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini yakni busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Tipe Busana Adat Perang – Kalimantan & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Kalimantan terhitung merupakan pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, terlihat berasal dari baju tradisi yang di manfaatkan juga tidak kalah unik. Pakaian adat suku Dayak ini terkenal lebih simple tetapi punya arti yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini terhitung mempunyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga miliki busana tersedia dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pernikahan Khas KalUt

Pakaian khusus Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir ialah pakaian adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yakni type busana terlama di Indonesia yang memiliki wujud seperti persegi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberikan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Sampai disini informasi dari kami tentang Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas KalUt berasal dari Indonesia yang populer dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *