Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Bali

  • 4 min read
  • Nov 20, 2019

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan budaya dan kebiasaan yang begitu kental. Tidak heran jika setiap wilayah yang terdapat di Indonesia punya keunikan masing-masing baik berasal dari faktor budaya, ritual upacara, baju tradisi hingga hal-hal lain yang mungkin belum pernah kamu melihat sama sekali. Pada artikel kali ini kita akan berbagi Info menarik kepada anda semua perihal Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Bali di Indonesia yang cukup unik dan menarik hingga banyak yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Bali di Indonesia ? Silahkan kamu baca informasinya berikut.

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Bali

Video Terkait Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Bali

Perbandingan Daftar Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Busana tradisi yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari daerah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara penting seperti acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana adat untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari pakaian resmi daerah ini termasuk sangat mahal, untuk 1 pasang baju Pengantin tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah terhitung bersama dengan lebih dari satu aksesories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Kemudian baju adat yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju resmi daerah kedua di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing pakaian resmi daerah juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Selanjutnya busana adat yang cukup tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang mengenakan busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berlainan berdasarkan dengan kuantitas aksesori dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Busana Pernikahan yang sekaligus termasuk busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pengantin Aesan Gede yang merupakan pakaian tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas bersama dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran kalau setiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Terakhir busana Pengantin tradisi yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju tradisi ini mempunyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan pakaian resmi daerah ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Baju Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Bali

Perbandingan Motif Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Pakaian adat pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di pakai ialah pakaian berasal dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian adat ini sangat mahal kalau dijual karena model kain pada baju ini dibuat dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat busana resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Sumatera selatan termasuk memiliki baju tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat pakaian kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana adat dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya membuat baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat kenakan pakaian resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama layaknya busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti udah mengenal busana tradisi yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini ialah baju tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Kalimantan juga ialah pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, muncul dari busana adat yang di fungsikan juga tidak kalah menarik. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih simple namun miliki makna yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini terhitung memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga mempunyai pakaian ada bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Tipe Baju Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pernikahan Khas Bali

Busana untuk Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir adalah busana adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yakni type baju tertua di Indonesia yang punya wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan menambahkan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda bisa melihatnya.

Sampai disini informasi mengenai Macam-macam Motif Pakaian Pernikahan Khas Bali berasal dari beraneka daerah yang ada di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini memang cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih udah datang di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *