Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

  • 4 min read
  • Feb 03, 2020

Macam-macam Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku – Negara Indonesia sesungguhnya populer bersama keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu memiliki ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya selamanya sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara perihal agama pasti tidak terlepas juga dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apasaja punya cara sesuai tuntunan bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia yakni menikah dengan busana resmi daerah walaupun biasanya orang Indonesia sudah moderen semua, tetapi adat selalu jadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, terlalu wajar kalau Pengantin di Indonesia itu Mengenakan beragam adat yang terdapat di tiap-tiap tempat, baju Pengantin yang dikenakan dalam acara Pernikahan juga bermacam-macam bergantung adat berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini adalah Macam-macam Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku di Indonesia yang paling kondang sampai saat ini.

Macam-macam Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Video Macam-macam Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Perbedaan Tipe Baju Pengantin Adat Khas Indonesia

Perbandingan Tipe Busana Tradisi Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Kalimantan juga yakni pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari baju tradisi yang di manfaatkan juga tidak kalah bagus. Pakaian adat suku Dayak ini kondang lebih simple tetapi mempunyai makna yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini terhitung mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk punya busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Busana Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti sudah mengenal baju resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini merupakan baju tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Sumatera selatan termasuk memiliki pakaian tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai busana kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana adat dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa memakai baju adat Aesan, kebanyakan orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Motif Baju Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Busana tradisi pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di lihat ialah pakaian berasal dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini sangat mahal jikalau dijual karena model kain pada busana ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat busana tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Pakaian khusus Pengantin dari Indonesia yang paling akhir adalah pakaian tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini adalah tipe busana terlama di Indonesia yang memiliki bentuk seperti kotak. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda dapat melihatnya.

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Macam-macam Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Pakaian resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi berasal dari wilayah lain, biasanya pakaian ini dikenakan pada acara penting contohnya acara Pengantin dan acara upacara adat wilayah setempat. Baju adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari busana adat ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pakai baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah dengan lebih dari satu aksesori yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Kemudian baju adat yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, baju resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing mempunyai warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian pakaian adat ke dua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing pakaian tradisi juga tergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Selanjutnya busana tradisi yang sangat terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang mengenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berbeda berdasarkan dengan jumlah aksesoris dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung berkualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Adat Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Pakaian Pernikahan yang sekaligus juga baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede yakni busana adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran apabila tiap tiap kali ada pertunjukkan busana adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku

Terakhir baju Pernikahan kebiasaan yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, busana resmi daerah ini punyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap mengenakan baju tradisi ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Demikian Info berasal dari kita berkenaan Macam-macam Motif Pakaian Pengantin Tradisional Khas Cele Maluku berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *