Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

  • 4 min read
  • Mei 15, 2019

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku – Negara Indonesia sesungguhnya populer bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti memiliki ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya selamanya mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Bicara berkenaan agama pasti tidak lepas jua dr yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apapun memiliki langkah sesuai bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia yakni menikah bersama dengan baju adat meskipun biasanya orang Indonesia udah moderen semua, tapi tradisi senantiasa menjadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlampau wajar apabila Pernikahan di Indonesia itu kenakan banyak ragam tradisi yang ada di tiap-tiap daerah, busana Pengantin yang dikenakan dalam acara Pernikahan termasuk bermacam-macam bergantung adat dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini ialah Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku di Indonesia yang paling populer sampai hari ini.

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Video Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Perbandingan Tipe Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Baju tradisi pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pakai yakni pakaian dari Aceh. Busana tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju tradisi ini lumayan mahal kalau dijual dikarenakan model kain pada pakaian ini dibuat dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa membuat pakaian tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Sumatera selatan terhitung miliki busana resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat busana seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga menjadikan busana adat ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa kenakan baju tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip seperti busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti sudah mengenal pakaian resmi daerah yang satu ini. Baju dengan nama Paes Ageng ini yaitu busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Kalimantan termasuk ialah pulau yang memiliki banyak sekali budaya yang unik, nampak dari busana adat yang di manfaatkan jua tidak kalah bagus. Baju adat suku Dayak ini terkenal lebih sederhana namun memiliki makna yang mendalam. Baju tradisi suku Dayak ini terhitung memiliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita termasuk punya busana tersedia bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Busana khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir merupakan busana adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yakni model busana tertua di Indonesia yang memiliki wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, pakaian resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Perbedaan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pernikahan Aesan Gede yakni pakaian tradisi bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah tradisi ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama dengan ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran apabila setiap kali ada pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Selanjutnya baju tradisi yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak serupa berdasarkan dengan jumlah accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung berkualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Kemudian busana adat yang ke dua ini dari Provinsi Riau, baju resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana tradisi ke dua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian tradisi juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling umum harga busana resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Baju resmi daerah yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju tradisi dari wilayah lain, biasanya pakaian ini dikenakan untuk acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Baju adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian adat untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana adat ini juga lumayan mahal, untuk 1 gunakan baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah termasuk dengan sebagian accessories yang dipakai dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Terakhir busana Pernikahan adat yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju adat ini miliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai busana tradisi ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai di sini Info berasal dari kami perihal Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku dari Indonesia yang kondang dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *