Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

  • 4 min read
  • Okt 13, 2019

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt – Negara Indonesia sesungguhnya populer bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu miliki ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya selalu sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara mengenai agama pasti tidak lepas jua dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apapun miliki cara sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yaitu menikah bersama pakaian tradisi meskipun umumnya orang Indonesia telah modern semua, tetapi tradisi tetap jadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, benar-benar wajar jika Pengantin di Indonesia itu memakai beragam adat yang ada di masing-masing daerah, pakaian Pernikahan yang dikenakan dalam acara Pernikahan juga berbagai macam sesaui tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini merupakan Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt di Indonesia yang paling tenar sampai sekarang ini.

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Video Untuk Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Perbandingan Daftar Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Busana adat yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju adat berasal dari wilayah lain, kebanyakan busana ini dipakai pada acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Baju tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju resmi daerah ini juga lumayan mahal, untuk 1 pakai pakaian Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah terhitung bersama lebih dari satu aksesories yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Kemudian baju adat yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian tradisi ke-2 di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju adat jua bergantung dari kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang cukup tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana adat melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak sama berdasarkan dengan kuantitas aksesori dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga memiliki kwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Busana Pernikahan yang sekaligus termasuk pakaian tradisi dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede ialah baju resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jika setiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Terakhir baju Pengantin tradisi yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana resmi daerah ini punya warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan busana adat ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Pakaian tradisi pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di miliki ialah pakaian berasal dari Aceh. Pakaian adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini cukup mahal jika dijual sebab tipe kain dalam busana ini dibuat dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat busana resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Sumatera selatan terhitung memiliki pakaian tradisi yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang mempunyai pakaian kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan pakaian resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa mengenakan pakaian tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Busana Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal busana adat yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini yaitu busana resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai busana kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Motif Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Kalimantan termasuk adalah pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, muncul dari busana adat yang di manfaatkan juga tidak kalah bagus. Pakaian adat suku Dayak ini tenar lebih sederhana namun miliki arti yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini termasuk mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk wanita terhitung miliki busana tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Baju khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir ialah busana tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yaitu type baju tertua di Indonesia yang punya bentuk seperti kotak. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan menambahkan beberapa bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Sampai di sini Info dari kami berkenaan Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt berasal dari Indonesia yang populer dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *