Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

  • 4 min read
  • Mar 06, 2020

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak memiliki banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jika tiap tiap tempat yang ada di Indonesia punya keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari faktor budaya, ritual upacara, busana resmi daerah hingga hal-hal lain yang bisa saja belum pernah kamu lihat sama sekali. Pada artikel kali ini kita mau sharing Info menarik kepada kamu semua tentang Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua di Indonesia yang lumayan unik dan menarik sehingga orang banyak yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua di Indonesia ? Silahkan anda baca pemaparannya berikut.

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Video Terkait Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Perbandingan List Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Baju resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan pakaian adat berasal dari tempat lain, biasanya baju ini dipakai pada acara mutlak seperti acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu busana tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini juga sangat mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah dengan beberapa aksesoris yang dipakai pada tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Kemudian busana adat yang ke-2 ini berasal dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan paduan yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian resmi daerah kedua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian tradisi jua tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Selanjutnya baju resmi daerah yang cukup kondang di kota Jambi ini diberi nama dengan baju resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang memakai busana ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak serupa berdasarkan dengan jumlah aksesoris dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung berkwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Busana Pernikahan yang sekaligus terhitung busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yaitu baju adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jika tiap tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, baju dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Terakhir pakaian Pernikahan tradisi yang sangat unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana adat ini punyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap kenakan baju adat ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Model Baju Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Pakaian tradisi pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di lihat yaitu busana berasal dari Aceh. Busana tradisi satu ini menggabungkan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan umumnya memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini cukup mahal apabila dijual karena tipe kain dalam pakaian ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat menjadikan pakaian resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Sumatera selatan terhitung mempunyai busana adat yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat busana kaya ini seperti busana seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya membuat baju adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat kenakan pakaian tradisi Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu sudah mengenal busana tradisi yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini adalah pakaian tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, busana ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Tipe Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Kalimantan terhitung ialah pulau yang mempunyai banyak sekali budaya yang unik, muncul berasal dari baju resmi daerah yang di fungsikan jua tidak kalah bagus. Baju adat suku Dayak ini kondang lebih simpel namun punya arti yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini termasuk miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan termasuk memiliki pakaian ada bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua

Pakaian khusus Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir yaitu pakaian adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini adalah type pakaian tertua di Indonesia yang memiliki wujud seperti kotak. Awal mulanya, busana adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan beri tambahan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Sperti itulah informasi dari kita tentang Macam-macam Motif Pakaian Adat Pernikahan Ewer Papua dari Indonesia yang populer dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *