Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

  • 4 min read
  • Jul 30, 2020

Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku – Negara Indonesia sesungguhnya populer bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti punya ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya tetap sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara mengenai agama pasti tidak terlepas juga dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apapun miliki langkah sesuai bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia ialah menikah bersama dengan baju adat walaupun umumnya orang Indonesia sudah modern semua, namun tradisi senantiasa jadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlampau lumrah apabila Pernikahan di Indonesia itu memakai begitu banyak ragam adat yang terdapat di masing-masing daerah, busana Pernikahan yang dikenakan didalam acara Pengantin termasuk berbagai macam sesaui kebiasaan dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yakni Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku di Indonesia yang paling populer sampai saat ini.

Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Vidio Tentang Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Perbedaan Daftar Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbandingan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Busana Pernikahan yang sekaligus termasuk pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pengantin Aesan Gede yaitu pakaian resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk pakaian nikah kebiasaan ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Selanjutnya baju tradisi yang sangat terkenal di kota Jambi ini diberi nama dengan pakaian resmi daerah melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang kenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak sama berdasarkan pada jumlah accessories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Kemudian baju adat yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, baju resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana tradisi kedua di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing baju tradisi juga bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesories yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Busana resmi daerah yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian adat dari tempat lain, biasanya busana ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana adat untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari busana tradisi ini juga sangat mahal, untuk 1 pakai baju Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah termasuk bersama dengan sebagian accessories yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Terakhir baju Pengantin adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian adat ini punya warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering memakai busana tradisi ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Baju Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di miliki yaitu baju dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini mencampurkan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini cukup mahal apabila dijual karena jenis kain pada busana ini dibuat dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat pakaian tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Sumatera selatan terhitung punyai baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang mempunyai baju seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas agar membuat baju resmi daerah ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa kenakan pakaian tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti telah mengenal busana tradisi yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini ialah baju adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang memiliki banyak sekali budaya yang unik, nampak dari busana tradisi yang di pakai juga tidak kalah menarik. Baju tradisi suku Dayak ini terkenal lebih simple tetapi miliki makna yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini juga punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita terhitung miliki pakaian ada bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku

Baju khusus Pengantin dari Indonesia yang terakhir adalah busana resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini merupakan type busana tertua di Indonesia yang memiliki bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberikan beberapa bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Demikian info mengenai Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Manteren lamo Maluku dari beraneka daerah yang terdapat di Indonesia, baju-baju Pernikahan yang unik dan menarik ini sebetulnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih telah singgah di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *