Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

  • 4 min read
  • Mei 29, 2019

Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Cele Maluku – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu khas. Tidak heran jika setiap tempat yang ada di Indonesia memiliki keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari faktor kultur, ritual upacara, baju resmi daerah hingga hal-hal lain yang kemungkinan belum sempat anda lihat sama sekali. Pada artikel kali ini kami akan berbagi informasi menarik kepada kamu semua berkenaan Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Cele Maluku di Indonesia yang sangat unik dan menarik sehingga orang banyak yang menyukainya. Penasaran seperti bagaimana Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Cele Maluku di Indonesia ? Silahkan anda baca pemaparannya berikut.

Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Video Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Perbedaan Tipe Busana Pengantin Adat Khas Indonesia

Perbandingan Motif Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Baju resmi daerah pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pandang merupakan busana berasal dari Aceh. Busana adat satu ini menggabungkan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini sangat mahal jika dijual sebab model kain pada baju ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak serampangan orang dapat membuat pakaian tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Sumatera selatan termasuk mempunyai baju adat yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat pakaian seperti ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Busana tradisi dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya menjadikan baju tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat kenakan busana resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama seperti busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti sudah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Pakaian dengan nama Paes Ageng ini ialah pakaian adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Kalimantan juga merupakan pulau yang memiliki banyak sekali budaya yang unik, terlihat berasal dari baju tradisi yang di manfaatkan jua tidak kalah menarik. Busana adat suku Dayak ini terkenal lebih sederhana tapi memiliki makna yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini juga miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga punyai baju ada bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Pakaian untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir adalah busana tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini merupakan tipe baju terlama di Indonesia yang mempunyai bentuk layaknya persegi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberikan sebagian bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Perbandingan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Perbedaan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Busana Pernikahan yang sekaligus termasuk baju resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede adalah busana resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kualitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jika setiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Selanjutnya pakaian tradisi yang cukup populer di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian adat melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga berlainan berdasarkan pada kuantitas aksesories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk memiliki kualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Kemudian busana resmi daerah yang ke dua ini dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan paduan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas pakaian resmi daerah ke dua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian adat jua sesaui dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Pakaian resmi daerah yang pertama ini memiliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah berasal dari tempat lain, biasanya busana ini dipakai untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni pakaian adat untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana tradisi ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pakai busana Pengantin adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah bersama lebih dari satu aksesoris yang dipakai pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pernikahan Khas Cele Maluku

Terakhir baju Pengantin adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju adat ini miliki warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju resmi daerah ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Itulah informasi berasal dari kami tentang Macam-macam Motif Busana Pernikahan Khas Cele Maluku dari Indonesia yang terkenal dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *