Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

  • 4 min read
  • Feb 18, 2020

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar – Negara Indonesia sebenarnya kondang bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti punya ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya senantiasa sama yakni mengusung nialai kebaikan. Berbincang tentang agama tentu tidak lepas jua dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apasaja mempunyai cara sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia ialah menikah bersama dengan baju adat kendati kebanyakan orang Indonesia sudah modern semua, namun kebiasaan tetap jadi sebuah peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, benar-benar lumrah apabila Pernikahan di Indonesia itu memakai begitu banyak ragam kebiasaan yang ada di masing-masing tempat, busana Pernikahan yang dipakai dalam acara Pengantin termasuk beraneka macam tergantung tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yaitu Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar di Indonesia yang paling terkenal hingga waktu ini.

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Vidio Untuk Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Perbedaan Motif Baju Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Perbandingan Motif Busana Adat Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Kalimantan terhitung adalah pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, muncul berasal dari busana tradisi yang di fungsikan jua tidak kalah unik. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih sederhana tetapi mempunyai makna yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini terhitung mempunyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung punyai pakaian ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti telah mengenal baju adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini adalah busana tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Sumatera selatan juga punyai busana adat yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai busana kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian adat dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas sehingga menjadikan baju resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan busana adat Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa seperti baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Baju Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Pakaian tradisi pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di lihat ialah baju berasal dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini menggabungkan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini cukup mahal jikalau dijual dikarenakan model kain pada busana ini dibuat dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat baju resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Pakaian untuk Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir merupakan baju adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini ialah jenis pakaian paling tua di Indonesia yang miliki bentuk seperti kotak. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Perbandingan Daftar Harga Baju Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Perbandingan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Busana Pengantin yang sekaligus termasuk busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pengantin Aesan Gede ialah pakaian resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian masyarakat.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Selanjutnya busana tradisi yang cukup populer di kota Jambi ini diberi nama dengan busana tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang memakai pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian tradisi berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak serupa berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkwalitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Kemudian pakaian adat yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, baju resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju tradisi kedua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing pakaian adat jua tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dipakai dan warna. Paling lazim harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Pakaian adat yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari wilayah lain, biasanya busana ini dikenakan untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat daerah setempat. Pakaian resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian tradisi ini terhitung sangat mahal, untuk 1 pakai pakaian Pengantin tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah terhitung bersama sebagian aksesori yang dipakai pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar

Terakhir pakaian Pengantin tradisi yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana adat ini memiliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering memakai pakaian tradisi ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai di sini informasi mengenai Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Perang KalBar berasal dari bermacam daerah yang terdapat di Indonesia, baju-pakaian Pernikahan yang unik dan menarik ini sesungguhnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih telah berkunjung di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *