Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

  • 4 min read
  • Mei 14, 2019

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku – Negara Indonesia memang terkenal bersama dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu memiliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selamanya serupa yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbincang mengenai agama pasti tidak terlepas jua dr yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apapun memiliki cara sesuai bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa anda temui di Indonesia adalah menikah dengan baju resmi daerah walaupun umumnya orang Indonesia sudah moderen semua, tapi tradisi tetap menjadi salah satu peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlalu lumrah jikalau Pernikahan di Indonesia itu kenakan beragam adat yang terdapat di tiap-tiap wilayah, busana Pernikahan yang dikenakan di dalam acara Pernikahan termasuk beraneka macam sesaui tradisi berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yakni Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku di Indonesia yang paling kondang sampai hari ini.

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Vidio Tentang Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Baju Pernikahan yang sekaligus terhitung baju adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede ialah pakaian resmi daerah bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkualitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, busana berasal dari Sumatera Selatan tetap jadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Selanjutnya busana adat yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama dengan baju adat melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang kenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak sama berdasarkan pada kuantitas aksesoris dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kemudian pakaian resmi daerah yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana tradisi ke-2 di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana resmi daerah ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju tradisi jua sesaui dari kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Baju tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi berasal dari wilayah lain, kebanyakan pakaian ini dikenakan untuk acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi daerah setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari busana adat ini terhitung sangat mahal, untuk 1 pakai pakaian Pernikahan adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah termasuk bersama dengan beberapa aksesories yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Terakhir busana Pengantin adat yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana adat ini punya warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju tradisi ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Model Baju Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Perbedaan Model Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kalimantan termasuk ialah pulau yang punyai banyak sekali kultur yang unik, muncul dari busana resmi daerah yang di gunakan juga tidak kalah bagus. Busana resmi daerah suku Dayak ini populer lebih simpel tapi mempunyai makna yang mendalam. Busana resmi daerah suku Dayak ini juga miliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga miliki busana ada bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Tipe Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti udah mengenal baju tradisi yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini merupakan pakaian resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbedaan Model Baju Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Sumatera selatan termasuk punya pakaian tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang mempunyai baju kaya ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya membuat pakaian tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa kenakan baju tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip layaknya busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Baju resmi daerah pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di pandang adalah baju berasal dari Aceh. Busana adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana resmi daerah ini sangat mahal jika dijual karena jenis kain dalam baju ini dibuat dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa menjadikan baju adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Model Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku

Pakaian untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir yaitu baju adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini merupakan tipe pakaian paling tua di Indonesia yang punya bentuk layaknya kotak. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Demikian Info dari kami tentang Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Manteren lamo Maluku berasal dari Indonesia yang populer dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *