Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

  • 4 min read
  • Sep 14, 2019

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo – Negara Indonesia memang populer bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punyai ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selalu mirip yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara berkenaan agama pasti tidak lepas juga dr yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apasaja miliki langkah sesuai bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia yaitu menikah dengan pakaian adat biarpun umumnya orang Indonesia udah modern semua, tetapi tradisi senantiasa menjadi satu-satunya peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlalu lumrah jikalau Pengantin di Indonesia itu Mengenakan banyak ragam adat yang ada di tiap-tiap daerah, pakaian Pengantin yang dikenakan dalam acara Pernikahan terhitung berbagai macam sesaui tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yaitu Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo di Indonesia yang paling populer sampai waktu ini.

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Vidio Terkait Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Perbandingan List Harga Busana Pengantin Adat di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Pakaian resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah dari tempat lain, umumnya busana ini dikenakan untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi wilayah setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana tradisi ini juga lumayan mahal, untuk 1 pakai pakaian Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut telah dengan beberapa aksesori yang dikenakan pada tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Kemudian baju tradisi yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing memiliki warna dan kombinasi yang berbeda. Busana Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju adat kedua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana resmi daerah juga sesaui dari kerumitan motif, jumlah accessories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Selanjutnya baju resmi daerah yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama pakaian tradisi melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang mengenakan baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua tidak sama berdasarkan dengan jumlah accessories dan beberapa ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbandingan Harga Pakaian Adat Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Pakaian Pengantin yang sekaligus termasuk pakaian adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede adalah baju tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kualitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran jikalau tiap-tiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, pakaian dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Terakhir pakaian Pernikahan kebiasaan yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju resmi daerah ini mempunyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap mengenakan pakaian resmi daerah ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Perbandingan Motif Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Kalimantan termasuk ialah pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari busana resmi daerah yang di pakai jua tidak kalah unik. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini terkenal lebih simple namun memiliki makna yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk mempunyai pakaian tersedia dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti telah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini adalah baju tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Model Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Sumatera selatan juga punya pakaian adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang mempunyai pakaian seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Baju tradisi berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga menjadikan baju resmi daerah ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang dapat memakai pakaian adat Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama layaknya baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Baju Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Pakaian adat pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di lihat adalah baju berasal dari Aceh. Baju adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi bersama emas supaya menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini lumayan mahal kalau dijual sebab model kain pada busana ini dibuat dengan proses manual dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat busana tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo

Pakaian untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang terakhir yakni baju tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yakni jenis baju terlama di Indonesia yang mempunyai wujud seperti kotak. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Sperti itulah info perihal Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Gorontalo dari berbagai daerah yang terdapat di Indonesia, baju-busana Pengantin yang unik dan menarik ini sebetulnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah datang di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *