Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

  • 4 min read
  • Sep 21, 2019

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel – Negara Indonesia sebetulnya tenar dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punya ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya senantiasa serupa yakni mengusung nialai kebaikan. Berbincang tentang agama tentu tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apapun miliki langkah sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia ialah menikah bersama pakaian tradisi biarpun kebanyakan orang Indonesia telah modern semua, tapi adat senantiasa menjadi satu-satunya peninggalan leluhur yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlampau lumrah jika Pengantin di Indonesia itu kenakan macam-macam tradisi yang terdapat di masing-masing wilayah, baju Pernikahan yang dikenakan dalam acara Pernikahan juga beraneka macam tergantung tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yaitu Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel di Indonesia yang paling populer hingga hari ini.

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Video Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Busana adat yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah dari wilayah lain, biasanya busana ini dikenakan pada acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat wilayah setempat. Baju resmi daerah Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni busana adat untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju tradisi ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah bersama sebagian accessories yang dikenakan pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kemudian busana tradisi yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana resmi daerah kedua di beri nama Siak dan busana tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap baju adat jua tergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Selanjutnya pakaian tradisi yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan pakaian tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang mengenakan busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak sama berdasarkan pada jumlah accessories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu lebih kurang IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Baju Pernikahan yang sekaligus terhitung baju adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yaitu busana adat dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkualitas bersama dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran apabila tiap tiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, pakaian dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Terakhir busana Pernikahan tradisi yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian adat ini punyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering memakai pakaian adat ini untuk beberapa acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Model Pakaian Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbedaan Motif Pakaian Adat Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kalimantan juga yaitu pulau yang punya banyak sekali budaya yang unik, nampak berasal dari baju adat yang di fungsikan juga tidak kalah unik. Busana resmi daerah suku Dayak ini populer lebih simpel tetapi memiliki arti yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini termasuk mempunyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga memiliki pakaian tersedia bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kalian yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti udah mengenal busana tradisi yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu baju resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Sumatera selatan juga miliki pakaian tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat baju kaya ini seperti pakaian seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan busana resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat kenakan busana adat Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa seperti baju kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Pakaian resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pandang yaitu baju dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang sangat ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana adat ini lumayan mahal apabila dijual karena jenis kain dalam baju ini dibuat dengan cara manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang dapat menjadikan pakaian tradisi khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Pakaian khusus Pernikahan dari Indonesia yang terakhir ialah busana adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah model busana terlama di Indonesia yang miliki wujud seperti kotak. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan beri tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Demikian informasi perihal Macam-macam Motif Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel dari beraneka tempat yang ada di Indonesia, baju-busana Pernikahan yang unik dan menarik ini sebetulnya sesuai sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih sudah singgah di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *