Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

  • 4 min read
  • Feb 29, 2020

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan budaya dan adat yang begitu kental. Tidak heran jikalau setiap daerah yang terdapat di Indonesia miliki keunikan masing-masing baik berasal dari faktor budaya, ritual upacara, pakaian adat sampai hal-hal lain yang mungkin belum sempat kamu memandang sekalipun. Pada artikel kali ini kita ingin berbagi Info menarik kepada anda semua mengenai Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten di Indonesia yang lumayan unik dan menarik sehingga masyarakat yang menyukainya. Mau tahu seperti apa Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten di Indonesia ? Silahkan anda baca infonya dibawah ini.

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Video Terkait Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Perbedaan Tipe Busana Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Pakaian adat pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di lihat adalah pakaian dari Aceh. Busana tradisi satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi bersama emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini lumayan mahal jika dijual dikarenakan tipe kain pada baju ini dibuat secara tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat busana tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Sumatera selatan juga punya busana tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat baju kaya ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Busana tradisi dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat baju resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa mengenakan baju tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip layaknya baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta tentu telah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Pakaian dengan nama Paes Ageng ini yaitu baju resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Tipe Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Kalimantan juga ialah pulau yang mempunyai banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari baju adat yang di gunakan juga tidak kalah unik. Busana resmi daerah suku Dayak ini tenar lebih simple tetapi punyai makna yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga memiliki busana tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Tipe Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Pakaian untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir adalah pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini yakni model baju paling tua di Indonesia yang punya bentuk seperti persegi empat. Awal mulanya, busana resmi daerah bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan menambahkan sebagian bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan saat ini kamu bisa melihatnya.

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Perbedaan Harga Busana Adat Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Busana Pengantin yang sekaligus termasuk pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede yang merupakan pakaian adat dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini kurang lebih IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkualitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, busana berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Selanjutnya baju tradisi yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama dengan pakaian resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang memakai busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berbeda berdasarkan dengan kuantitas aksesories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal dapat hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung berkwalitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Kemudian pakaian adat yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing miliki warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju tradisi kedua di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju adat ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana tradisi juga tergantung dari kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling umum harga busana adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Busana resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan busana adat berasal dari tempat lain, biasanya pakaian ini dipakai pada acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Baju adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju tradisi untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari baju resmi daerah ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan adat Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah terhitung bersama dengan lebih dari satu accessories yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Terakhir baju Pengantin tradisi yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, baju adat ini mempunyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka sering memakai baju adat ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Itulah informasi dari kita perihal Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten dari Indonesia yang kondang dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *