Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

  • 4 min read
  • Jul 19, 2019

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku – Negara Indonesia sesungguhnya terkenal dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti mempunyai ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya tetap mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Berbicara mengenai agama tentu tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apapun mempunyai cara sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yakni menikah dengan pakaian tradisi meskipun umumnya orang Indonesia telah modern semua, namun adat selamanya jadi sebuah peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlalu lumrah jika Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan begitu banyak ragam adat yang terdapat di masing-masing daerah, busana Pernikahan yang dipakai dalam acara Pengantin terhitung beraneka macam sesaui adat berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yakni Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku di Indonesia yang paling kondang hingga saat ini.

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Video Tentang Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Baju adat yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah dari wilayah lain, umumnya baju ini dipakai pada acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat tempat setempat. Busana resmi daerah Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni baju tradisi untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari baju resmi daerah ini terhitung sangat mahal, untuk 1 pasang pakaian Pernikahan tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah terhitung dengan sebagian aksesories yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Kemudian baju resmi daerah yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punya warna dan kombinasi yang berbeda. Pakaian Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju resmi daerah kedua di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju adat ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap busana adat juga bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang cukup kondang di kota Jambi ini diberi nama dengan baju tradisi melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran apabila yang mengenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak serupa berdasarkan pada jumlah aksesori dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kira-kira IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Baju Pengantin yang sekaligus terhitung busana adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede yaitu pakaian tradisi bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kwalitas bersama ornamen yang berkualitas juga. Tidak heran kalau tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan senantiasa menjadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Terakhir busana Pernikahan adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, baju tradisi ini miliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering mengenakan busana resmi daerah ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Perbedaan Motif Pakaian Adat Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Kalimantan termasuk yaitu pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, muncul berasal dari baju resmi daerah yang di fungsikan juga tidak kalah unik. Busana adat suku Dayak ini kondang lebih simple namun punyai arti yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini terhitung miliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk miliki busana ada dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Anda yang tinggal di daerah Yogyakarta pasti sudah mengenal busana adat yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini yakni busana adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Sumatera selatan juga memiliki baju resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang lihat pakaian kaya ini seperti baju seorang raja dan ratu. Busana adat dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga menjadikan baju adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan baju resmi daerah Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti pakaian kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Busana resmi daerah pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pandang adalah pakaian berasal dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini lumayan mahal apabila dijual sebab type kain pada pakaian ini dibuat dengan proses manual oleh tangan manusia, tidak serampangan orang bisa membuat baju tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku

Busana untuk Pernikahan dari Indonesia yang terakhir yakni pakaian resmi daerah Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini yakni model pakaian terlama di Indonesia yang punya wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberi tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Sampai di sini Info dari kita berkenaan Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Manteren lamo Maluku berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *