Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

  • 4 min read
  • Feb 25, 2020

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt – Negara Indonesia sesungguhnya tenar bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu memiliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selamanya sama yakni mengusung nialai kebaikan. Berbincang mengenai agama pasti tidak lepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apapun mempunyai cara sesuai bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia yakni menikah bersama pakaian adat kendati biasanya orang Indonesia telah moderen semua, tapi adat tetap menjadi salah satu peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, amat wajar apabila Pengantin di Indonesia itu Mengenakan banyak ragam adat yang ada di masing-masing wilayah, pakaian Pengantin yang dipakai didalam acara Pengantin terhitung berbagai macam tergantung kebiasaan dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini merupakan Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt di Indonesia yang paling kondang hingga hari ini.

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Video Terkait Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Perbandingan Model Busana Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Busana resmi daerah pertama yang menurut kami cukup menarik untuk di pakai yaitu baju berasal dari Aceh. Baju tradisi satu ini memadukan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi bersama emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini cukup mahal kalau dijual dikarenakan type kain dalam busana ini dibuat secara manual oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan busana adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Pakaian Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Sumatera selatan termasuk punya pakaian resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat baju kaya ini seperti baju seorang raja dan ratu. Baju tradisi dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas sehingga membuat busana tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak sembarangan orang bisa memakai pakaian tradisi Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip seperti busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Tipe Baju Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta tentu udah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Pakaian dengan nama Paes Ageng ini merupakan busana adat Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Tradisi Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Kalimantan terhitung yakni pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, nampak berasal dari baju resmi daerah yang di manfaatkan juga tidak kalah unik. Busana tradisi suku Dayak ini kondang lebih simpel tetapi punya makna yang mendalam. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini terhitung mempunyai nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga punyai baju ada bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Baju Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Busana untuk Pernikahan dari Indonesia yang terakhir adalah busana adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini merupakan model baju tertua di Indonesia yang miliki wujud seperti segi empat. Awal mulanya, pakaian adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberikan lebih dari satu bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Perbandingan List Harga Baju Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Pakaian adat yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah berasal dari daerah lain, umumnya baju ini dipakai untuk acara perlu seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan daerah setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari busana resmi daerah ini termasuk sangat mahal, untuk 1 pasang baju Pengantin adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi udah termasuk dengan sebagian aksesori yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Kemudian pakaian tradisi yang ke dua ini dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju resmi daerah kedua di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap baju resmi daerah juga tergantung dari kerumitan motif, kuantitas accessories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Selanjutnya busana tradisi yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan busana tradisi melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang mengenakan pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan dengan jumlah aksesoris dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung memiliki kwalitas dan bukan sembarang jenis kain.

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Busana Pernikahan yang sekaligus termasuk busana resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede yang merupakan baju resmi daerah dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk pakaian nikah tradisi ini sekitar IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jikalau setiap kali tersedia pertunjukkan pakaian adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt

Terakhir pakaian Pengantin adat yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana tradisi ini punya warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering memakai pakaian adat ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini Info dari kami tentang Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Laku Tepu SulUt berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *