Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo

  • 4 min read
  • Des 21, 2019

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak memiliki banyak kekayaan kultur dan adat yang begitu kental. Tidak heran jikalau tiap tiap wilayah yang terdapat di Indonesia punyai keunikan sendiri-sendiri baik dari aspek budaya, ritual upacara, baju resmi daerah sampai hal-hal lain yang mungkin belum pernah anda lihat sekali saja. Pada artikel kali ini kita akan share Info menarik kepada kamu semua perihal Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo di Indonesia yang lumayan unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Mau tahu kaya bagaimana Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo di Indonesia ? Silahkan anda baca pemaparannya berikut.

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Vidio Untuk Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Perbandingan Daftar Harga Busana Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Busana Pengantin yang sekaligus juga busana adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama busana Pengantin Aesan Gede ialah pakaian tradisi bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, busana ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, baju dari Sumatera Selatan senantiasa jadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Selanjutnya baju tradisi yang sangat tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan baju tradisi melayu – jambi. Masyhur dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jikalau yang mengenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif juga tidak sama berdasarkan pada jumlah aksesories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung memiliki kualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Kemudian busana tradisi yang ke dua ini dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju resmi daerah kedua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing busana resmi daerah juga bergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Busana resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian tradisi dari daerah lain, kebanyakan busana ini dipakai untuk acara mutlak contohnya acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Baju tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yaitu busana adat untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk penduduk kelas atas. Harga dari pakaian resmi daerah ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah bersama lebih dari satu aksesori yang dipakai dalam tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Busana Adat Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Terakhir pakaian Pernikahan adat yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, busana resmi daerah ini punya warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka kerap memakai baju tradisi ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Pernikahan Adat Khas Indonesia

Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Baju resmi daerah pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di miliki merupakan pakaian berasal dari Aceh. Busana adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang sangat ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju resmi daerah ini lumayan mahal jikalau dijual dikarenakan type kain dalam pakaian ini dibuat dengan proses tradisional dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat membuat pakaian tradisi khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Baju Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Sumatera selatan termasuk mempunyai pakaian tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat busana seperti ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Busana resmi daerah dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar menjadikan busana adat ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang bisa memakai pakaian tradisi Aesan, kebanyakan orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat serupa layaknya baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti sudah mengenal busana tradisi yang satu ini. Baju bersama nama Paes Ageng ini yakni pakaian adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai busana kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Model Busana Adat Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Kalimantan termasuk yakni pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, terlihat dari pakaian resmi daerah yang di manfaatkan jua tidak kalah menarik. Busana adat suku Dayak ini tenar lebih simple tetapi punyai makna yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini juga punya nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan termasuk punyai baju tersedia bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Gorontalo

Busana khusus Pernikahan dari Indonesia yang paling akhir yakni pakaian resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Pakaian satu ini adalah tipe pakaian paling tua di Indonesia yang miliki wujud layaknya kotak. Awal mulanya, busana adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sampai di sini informasi dari kita berkenaan Macam-macam Motif Busana Adat Pernikahan Gorontalo berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *